Kemendiktisaintek Dorong Peningkatan Visibilitas Global Universitas di Indonesia

Stag Ahli Mendiktisaintek Profesor Hermawan Kresno Dipojono (kanan) dalam acara Simposium The Connect di Jakarta, Senin. 25 Mei 2026. (Metrotvnews.com)

Kemendiktisaintek Dorong Peningkatan Visibilitas Global Universitas di Indonesia

Dimas Chairullah • 25 May 2026 18:03

Jakarta: Staf Ahli Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Profesor Hermawan Kresno Dipojono, menilai Indonesia perlu mempercepat peningkatan kualitas dan visibilitas global universitas di Tanah Air demi mewujudkan visi sebagai Hub Pendidikan Tinggi Internasional.

Pernyataan itu disampaikan dalam simposium pendidikan acara Simposioum The Connect yang digelar Kedutaan Besar Australia di Westin Hotel Jakarta, Senin, 25 Mei 2026.

Dalam pemaparannya, Prof. Hermawan mengatakan kualitas universitas riset di Indonesia masih perlu diperkuat agar mampu bersaing di tingkat internasional.

“Saya percaya bahwa untuk menjadi Hub Pendidikan Tinggi Internasional, setidaknya dua aspek penting harus ditangani mengingat situasi saat ini, yakni kualitas dan visibilitas,” ujarnya.

Menurut dia, visibilitas global perguruan tinggi sangat dipengaruhi oleh peringkat universitas serta publikasi riset yang banyak disitasi di tingkat internasional.

Dorong Kemitraan dengan Universitas Australia

Prof. Hermawan menilai kemitraan strategis dengan perguruan tinggi Australia melalui skema Pendidikan Transnasional atau Transnational Education (TNE) dapat mempercepat pencapaian target tersebut. Ia juga menegaskan kolaborasi pendidikan tidak hanya menguntungkan Indonesia, tetapi juga pihak Australia.

Menurut Prof. Hermawan, Indonesia memiliki banyak tantangan dan persoalan berskala global yang dapat menjadi ruang riset strategis bagi akademisi internasional.

“Kita memiliki banyak masalah kelas dunia yang akan bagus bagi para profesor di Australia,” katanya.

Ia menilai para peneliti Australia juga akan memperoleh manfaat besar melalui kerja sama dengan universitas di Indonesia.

Baca juga:  Australia Tegaskan Pendidikan sebagai Jantung Kemitraan dengan Indonesia

(Willy Haryono)