Beragam Persiapan Telah Dimatangkan Memastikan Mudik Lebaran Aman

Pelepasan tim monitor mudik Metro TV. Foto: Metrotvnews.com/Jessica Nur Faddilah

Beragam Persiapan Telah Dimatangkan Memastikan Mudik Lebaran Aman

Arga Sumantri • 12 March 2026 14:05

Jakarta: Kepala Korlantas (Kakorlantas) Polri Irjen Agus Suryonugroho menegaskan kesiapan Operasi Ketupat untuk menjamin keamanan arus Mudik Lebaran 2026. Kolaborasi lintas stakeholder yang sudah terjalin akan memperlancar musim mudik.

"Sehingga skenario-skenario apabila terjadi puncak arus, apakah nanti akan dilakukan contraflow atau oneway untuk memecah arus agar supaya lancar," ujar Agus dalam acara pelepasan tim Monitor Mudik Metro TV di Kedoya, Jakarta Barat, Kamis, 12 Maret 2026.

Ia menyebut Operasi Ketupat bukan hanya di bidang lalu lintas, namun mencakup seluruh aspek pengamanan Ramadan dan Idul Fitri.

Sementara itu, Direktur Utama Jasa Marga Rivan Achmad Purwantono memprediksi 3,5 juta lebih kendaraan meninggalkan Jakarta via tol selama musim mudik lebaran. Pihaknya sudah menyiapkan hal-hal mengantisipasi lonjakan kendaraan.

Menurut Rivan, arus mudik tahun ini akan didominasi pergerakan kendaraan ke arah Trans Jawa yang mencapai 50 persen. Disusul arah Merak sebesar 28 persen, dan sisanya menuju wilayah Bogor.

Guna mengantisipasi lonjakan tersebut, pihaknya telah mengintensifkan koordinasi lintas sektoral untuk memitigasi kepadatan serta gangguan perjalanan, termasuk faktor cuaca. Selain itu, berbagai skenario rekayasa lalu lintas telah dipetakan secara matang demi menjamin kelancaran arus di ruas tol hingga pemudik tiba di tujuan masing-masing.

Pelepasan tim Monitor Mudik Metro TV. Foto: Metro TV/Athiyya Nurul Firjatillah.

Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin mengatakan pihaknya juga menyiapkan sejumlah langkah antisipasi untuk menekan potensi kecelakaan selama periode mudik Lebaran. 

"Ada beberapa hal yang sudah dilakukan Jasa Raharja, di antaranya koordinasi dengan petugas di daerah serta melakukan pengecekan kendaraan yang akan digunakan sebagai moda transportasi saat mudik" ujar Awaluddin.

Menurutnya, Jasa Raharja bersama para pemangku kepentingan juga melakukan pengawasan di sekitar 1.700 titik rawan kecelakaan di jalur mudik. Selain itu, berbagai pos layanan terpadu disiapkan untuk memberikan kemudahan bagi para pemudik.

Pos tersebut dapat dimanfaatkan pemudik sebagai tempat beristirahat, melakukan pemeriksaan kesehatan bagi pengemudi, serta mengakses berbagai informasi terkait kondisi lalu lintas, termasuk titik rawan kemacetan di sepanjang jalur mudik.

Untuk memantau langsung situasi arus mudik, Metro TV menugaskan para jurnalis untuk bertugas di beberapa titik mudik. Pemirsa dapat memantau langsung update situasi arus mudik dan balik lebaran di layar kaca Metro TV.

(Jessica Nur Faddilah)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Arga Sumantri)