Pikap Rombongan Mahasiswa KKN Unhas Kecelakaan di Bantaeng, Diduga Rem Blong

Rombongan Mahasiswa KKN Unhas di Bantaeng Alami Kecelakaan. Istimewa.

Pikap Rombongan Mahasiswa KKN Unhas Kecelakaan di Bantaeng, Diduga Rem Blong

Muhammad Syawaluddin • 14 August 2026 00:13

Makassar: Sebanyak 12 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar mengalami kecelakaan akibat kendaraan yang ditumpanginya mengalami rem blong. Sebanyak tiga mahasiswa harus mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.

Koordinator Dosen Pendamping Kegiatan (DPK) KKN Kabupaten Bantaeng, Putri F. Nurdin, mengatakan bahwa mahasiswa KKN Gelombang 116 yang berposko di Desa Kayu Loe, Kabupaten Bantaeng, itu mengalami kecelakaan saat hendak menghadiri kegiatan penutupan KKN yang dirangkaikan dengan penghijauan serentak di lokasi Pinus Rombeng.

"Dalam perjalanan pulang, satu kendaraan mobil pikap terbuka yang ditumpangi oleh 12 mahasiswa dari Posko Kayu Loe mengalami kecelakaan tunggal," katanya, Kamis, 13 Agustus 2026.

Berdasarkan informasi yang diterima pihak Unhas Makassar, kecelakaan tersebut terjadi karena kendaraan atau mobil pikap yang digunakan oleh mahasiswa itu mengalami rem blong. Pengemudi kemudian terpaksa mengambil tindakan dengan menabrakkan kendaraan ke pohon untuk menghentikannya.

"Akibatnya, mobil terbalik dan berguling ke sisi jalan yang lebih rendah. Peristiwa ini terjadi di perbatasan Desa Bonto Lojong. Mahasiswa pun kemudian dievakuasi ke rumah warga di sekitar lokasi kecelakaan," jelasnya.

Mendapatkan informasi tersebut, Putri F. Nurdin segera bergerak ke lokasi dan langsung menghubungi Public Safety Center (PSC). Dalam waktu sekitar 10 menit, tim medis dari PSC Cabang Loka tiba di lokasi dan memberikan penanganan awal sambil menunggu ambulans.

"Seluruh mahasiswa korban kecelakaan kemudian dievakuasi menuju RSUD Anwar Makkatutu, Bantaeng, dan langsung memperoleh penanganan di Unit Gawat Darurat (UGD)," ungkapnya.

Rombongan Mahasiswa KKN Unhas di Bantaeng Alami Kecelakaan. Istimewa. 

Kondisi para mahasiswa korban kecelakaan dikabarkan terus membaik. Tidak lama setelah tiba di UGD, sebanyak 5 orang dilaporkan dalam kondisi sehat dan stabil, serta 4 orang mengalami cedera ringan.

"Sementara 3 orang perlu observasi lanjut termasuk foto x-ray. Hasil foto x-ray menunjukkan 2 orang mengalami keseleo kaki dan 1 orang terindikasi fraktur di paha," jelasnya.

Hingga malam ini, setelah menjalani penanganan medis di rumah sakit serta berdasarkan hasil observasi dokter dan tim medis RSUD Anwar Makkatutu, sebanyak 10 mahasiswa sudah dapat dipulangkan malam itu juga.

(Lukman Diah Sari)