Menjelajahi Kota Tangerang Lewat Lintasan Tangerang 10K

Sebanyak 3.000 pelari mengikuti Tangerang 10K yang berpusat di Taman Elektrik, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Minggu, 13 September 2026. Dokumentasi/ Instagram Sachrudin.

Menjelajahi Kota Tangerang Lewat Lintasan Tangerang 10K

Deny Irwanto • 14 September 2026 16:33

Tangerang: Kegiatan olahraga lari dapat menjadi salah satu cara untuk mengenalkan potensi sebuah daerah sekaligus menghidupkan aktivitas ekonomi masyarakat. Hal itu terlihat dari gelaran Tangerang 10K yang memadukan olahraga dengan sejumlah kawasan yang menjadi bagian dari wajah Kota Tangerang.

Sebanyak 3.000 pelari mengikuti Tangerang 10K yang berpusat di Taman Elektrik, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Minggu, 13 September 2026. Ajang tersebut turut diikuti sejumlah atlet nasional, di antaranya Robi Sianturi, Rikki Marthin, dan Novia Nur.

Wali Kota Tangerang Sachrudin mengatakan tingginya jumlah peserta menunjukkan minat masyarakat terhadap kegiatan olahraga lari. Peserta Tangerang 10K meningkat dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya yang diikuti sekitar 2.500 orang.

"Ini tahun kedua digelar, tahun lalu 2.500 peserta dan sekarang tembus jadi 3.000 peserta. Alhamdulillah antusiasnya luar biasa," kata Sachrudin di Tangerang, dikutip, Senin, 14 September 2026.

Rute lari tidak hanya melewati kawasan pusat pemerintahan, tetapi juga sejumlah lokasi yang memiliki nilai sejarah dan daya tarik wisata. Para peserta melintasi kawasan Cina Benteng, Kota Lama Pasar Lama, dan sejumlah kawasan lainnya di Kota Tangerang.

Kehadiran atlet berprestasi turut memberikan warna dalam ajang tersebut. Robi Sianturi menjadi juara pertama kategori pria dengan catatan waktu 30.29.54, disusul Rikki Marthin dengan waktu 30.29.89.

Selain menjadi ruang bagi masyarakat untuk berolahraga, kegiatan lari juga dapat menjadi sarana untuk memperkenalkan potensi daerah. Pemerintah Kota Tangerang melihat peluang tersebut untuk mengembangkan kegiatan serupa dengan cakupan yang lebih luas.


Sebanyak 3.000 pelari mengikuti Tangerang 10K yang berpusat di Taman Elektrik, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Minggu, 13 September 2026. Dokumentasi/ Instagram istimewa.

"Tangerang optimis bisa menggelar event serupa tahun depan, kalau perlu skala internasional, karena kami dekat dengan Bandara Internasional Soekarno Hatta," jelasnya.

Aktivitas peserta dan pengunjung selama kegiatan turut memberikan dampak terhadap sejumlah sektor ekonomi lokal. UMKM, tempat wisata, hingga sektor perhotelan menjadi bagian yang ikut bergerak ketika sebuah kegiatan olahraga digelar dengan melibatkan kawasan perkotaan.

"Dampaknya sangat positif untuk perkembangan daerah, mulai dari pariwisata, UMKM, hingga perhotelan. Bahkan informasi yang kami terima, hotel-hotel di sekitar lokasi penuh semua. Kolaborasi antar-daerah seperti ini tentu perlu terus kita tingkatkan," ungkapnya.

Di sisi lain, penyelenggaraan kegiatan yang memanfaatkan ruas jalan juga membutuhkan keterlibatan masyarakat. Pemerintah Kota Tangerang melakukan sosialisasi bersama camat, lurah, dan perangkat daerah untuk menjaga ketertiban serta membantu masyarakat menyesuaikan aktivitas selama kegiatan berlangsung.

Dengan memadukan aktivitas olahraga, kawasan wisata, dan keterlibatan pelaku usaha lokal, kegiatan lari dapat menjadi salah satu alternatif untuk menghidupkan ruang kota. Selain mendorong gaya hidup aktif, kegiatan semacam ini membuka peluang bagi masyarakat untuk mengenal kembali berbagai potensi yang ada di daerahnya.


(Deny Irwanto)