Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Barat (Sumbar) Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy (tengah) saat meninjau lokasi terdampak banjir bandang di Solok, Selasa, 22 September 2026. ANTARA/FathulAbdi
Penanganan Banjir Bandang Solok Prioritaskan Keselamatan dan Keamanan Warga
Silvana Febiari • 22 September 2026 14:37
Solok: Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatra Barat (Sumbar) Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy memastikan jajarannya memberikan penanganan maksimal terhadap dampak banjir bandang di Solok, Senin malam, 21 September 2026. Prioritas utama ialah keselamatan dan keamanan warga.
"Jajaran Polda Sumbar harus memberikan penanganan yang maksimal atas bencana ini, prioritas utamanya adalah keselamatan dan keamanan warga," katanya saat meninjau langsung ke Solok, dilansir Antara, Selasa, 22 September 2026.
Sejak banjir bandang, personel Polri telah dikerahkan ke lokasi untuk melakukan penanganan. Bahkan demi menguatkan upaya pencarian dan pertolongan (SAR), pihaknya turut mengerahkan 300 personel Brimob dan Direktorat Samapta Bahayangkara ke lokasi untuk membantu personel Polres Solok.
Pada penanganan tahap awal, pihaknya fokus pada upaya evakuasi serta pembersihan material yang dibawa oleh banjir bandang. Sebab, terjangan banjir bandang tidak hanya membawa air, tetapi juga membawa material longsoran berupa pasir, batu, dan lumpur.
.jpg.jpg)
Warga mengecek kondisi kendaraan yang terendam material banjir bandang di Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatra Barat. ANTARA FOTO/Fitra Yogi/agr
Material tersebut telah memutus akses jalan utama Padang dengan Solok. Anggota polisi diminta fokus membersihkannya agar akses jalan bisa pulih kembali. Polisi juga siap mendukung upaya pencarian jika ada warga yang dilaporkan hilang.
Jenderal bintang dua itu mengapresiasi semangat gotong royong masyarakat di daerah terdampak. Warga turut membantu petugas membersihkan dan menangani dampak bencana.
Selain kepolisian, penanganan banjir bandang di Solok juga melibatkan SAR Padang, TNI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan pemerintah daerah. Mereka bersama-sama melakukan evakuasi dan penanganan dampak bencana.