Ilustrasi: Freepik
Apa Itu Biaya Peluang? Pahami Pengertian dan Cara Menghitungnya
Riza Aslam Khaeron • 21 August 2026 14:38
Jakarta: Setiap pilihan yang dibuat dalam kehidupan sehari-hari memiliki pertimbangan tersendiri. Ketika seseorang memilih satu pilihan dari beberapa alternatif yang tersedia, ada pilihan lain yang harus dilepaskan.
Konsep mengenai pilihan yang dilepaskan tersebut dikenal sebagai biaya peluang atau opportunity cost. Biaya peluang berkaitan dengan nilai dari alternatif terbaik yang tidak dipilih ketika seseorang mengambil suatu keputusan.
Biaya peluang dapat muncul dalam berbagai situasi, mulai dari keputusan pribadi hingga kegiatan bisnis. Pilihan dalam menggunakan waktu, uang, tenaga, maupun sumber daya lainnya dapat menentukan alternatif yang harus dikorbankan.
Konsep biaya peluang dapat membantu melihat pilihan yang tersedia sebelum mengambil keputusan. Perhitungan ini juga dapat digunakan untuk membandingkan manfaat dari satu pilihan dengan alternatif lain yang dilepaskan.
Lantas, apa manfaat biaya peluang dan bagaimana cara menghitungnya? Berikut ini penjelasannya.
Apa Itu Biaya Peluang?

Ilustrasi: Freepik
Mengutip The Library of Economics and Liberty, ketika ekonom menggunakan istilah biaya, yang dimaksud biasanya adalah biaya peluang. Nilai tersebut merupakan nilai dari penggunaan alternatif terbaik berikutnya dari suatu sumber daya.
Sebagai contoh, seseorang memiliki waktu dan uang untuk pergi menonton film. Jika alternatif terbaiknya adalah membaca buku di rumah, biaya peluang menonton film tidak hanya berupa uang yang dikeluarkan, tetapi juga manfaat yang hilang karena tidak membaca buku.
Ekonom Russ Roberts dalam artikel "Getting the Most Out of Life: The Concept of Opportunity Cost" menjelaskan untuk mendapatkan hasil terbaik dalam kehidupan, seseorang perlu memahami apa yang dikorbankan ketika memilih sesuatu. Sebuah keputusan tidak cukup dinilai dari apa yang diperoleh, tetapi juga dari kesempatan yang dilepas.
Konsep tersebut juga berkaitan dengan keterbatasan sumber daya atau scarcity. Dwight Lee dalam The Freeman menjelaskan bahwa ketika sumber daya terbatas, setiap kali seseorang memilih melakukan satu hal, ada kesempatan lain yang harus dilepaskan.
Biaya peluang dapat muncul dalam hampir setiap keputusan yang dibuat. Pilihan kuliah, pekerjaan, investasi, penggunaan waktu, hingga keputusan bisnis memiliki alternatif lain yang harus dikorbankan.
Manfaat Biaya Peluang
Memahami biaya peluang membantu seseorang maupun perusahaan melihat konsekuensi dari setiap pilihan. Bagi bisnis, konsep ini dapat digunakan untuk membandingkan beberapa alternatif sebelum menentukan penggunaan sumber daya yang paling memberikan manfaat.Berikut manfaat menghitung biaya peluang:
- Membantu pengambilan keputusan yang lebih rasional: Perusahaan dapat membandingkan berbagai pilihan berdasarkan nilai alternatif yang harus dikorbankan.
- Memaksimalkan penggunaan sumber daya: Modal, tenaga kerja, dan waktu dapat diarahkan pada kegiatan yang memberikan manfaat atau keuntungan lebih tinggi.
- Menghindari kerugian tersembunyi: Perusahaan dapat mengetahui nilai peluang yang hilang ketika memilih satu alternatif dibandingkan pilihan lainnya.
- Mendukung perencanaan investasi: Potensi keuntungan, risiko, dan peluang dari investasi lain yang tidak dipilih dapat menjadi bahan pertimbangan.
Cara Menghitung Biaya Peluang
Untuk menghitung biaya peluang, diperlukan data dari setiap alternatif yang tersedia. Perhitungannya dilakukan dengan membandingkan hasil yang diharapkan dari pilihan yang diambil dengan alternatif terbaik yang tidak dipilih.Sebagai contoh, Perusahaan XYZ memiliki dana Rp500 juta yang hanya cukup untuk satu dari dua pilihan investasi. Pilihan A adalah membuka cabang baru dengan perkiraan keuntungan bersih Rp120 juta, sedangkan pilihan B adalah investasi digital marketing dan pengembangan e-commerce dengan perkiraan keuntungan Rp180 juta.
Jika perusahaan memilih pilihan A, biaya peluangnya merupakan selisih antara keuntungan pilihan B dan pilihan A. Perhitungannya menjadi:
Rp180 juta - Rp120 juta = Rp60 juta
Perusahaan yang memilih membuka cabang baru harus melepas potensi keuntungan Rp60 juta dari pilihan digital marketing dan pengembangan e-commerce. Nilai tersebut menjadi biaya peluang dari keputusan yang diambil.
Contoh Biaya Peluang dalam Bisnis
Biaya peluang juga dapat terlihat dalam keputusan investasi modal. Misalnya, perusahaan memiliki dana Rp1 miliar yang dapat digunakan untuk membeli mesin produksi baru atau diinvestasikan ke reksa dana dengan potensi imbal hasil 10 persen per tahun.Jika perusahaan memilih membeli mesin, biaya peluangnya adalah potensi keuntungan Rp100 juta per tahun. Nilai tersebut berasal dari 10 persen dari Rp1 miliar yang seharusnya dapat diperoleh jika dana ditempatkan pada reksa dana.
Contoh lain dapat dilihat dari keputusan perusahaan dalam merilis produk. Sebuah perusahaan memiliki sumber daya terbatas dan harus memilih antara merilis produk A berupa smart wearable untuk olahraga atau produk B berupa smartwatch untuk pelajar dengan fitur edukasi.
Baca Juga :
Simak 6 Rekomendasi Saham Supaya Cuan Hari Ini
Manajemen kemudian memilih produk A karena dinilai lebih siap secara teknis dan tim memiliki pengalaman lebih banyak di segmen tersebut. Berdasarkan perhitungan, biaya peluang keputusan tersebut adalah:
Rp3 miliar - Rp2 miliar = Rp1 miliar per tahun
Perusahaan kehilangan potensi pendapatan Rp1 miliar per tahun yang bisa diperoleh jika memilih produk B. Contoh ini menunjukkan bahwa biaya peluang bukan merupakan kerugian secara langsung, melainkan nilai dari alternatif terbaik yang dilepas ketika suatu keputusan diambil.
(Angel Rinella)