Iran Tembaki Kapal Kontainer Berbendera Liberia di Lepas Pantai Oman

Kapal cepat bersenjata milik Korps Garda Revolusi Iran. (Anadolu Agency)

Iran Tembaki Kapal Kontainer Berbendera Liberia di Lepas Pantai Oman

Willy Haryono • 22 April 2026 17:03

London: Sebuah kapal cepat bersenjata Iran menembaki kapal kontainer di lepas pantai Oman pada Rabu, 22 April 2026, yang menyebabkan kerusakan parah namun tidak menelan korban jiwa, menurut laporan badan keamanan maritim Inggris.

Pusat Operasi Perdagangan Maritim Inggris, United Kingdom Maritime Trade Operations, menyatakan bahwa kapal tersebut didekati dan ditembaki oleh sebuah kapal cepat milik Korps Garda Revolusi Iran (IRGC).

“Nakhoda kapal kontainer melaporkan bahwa kapalnya didekati sebuah kapal cepat IRGC yang kemudian melepaskan tembakan, menyebabkan kerusakan berat pada anjungan. Tidak ada kebakaran maupun dampak lingkungan yang dilaporkan,” ujar pernyataan badan tersebut, seperti dikutip dari TRT World.

Insiden penembakan itu terjadi sekitar 15 mil laut di lepas pantai Oman, dengan seluruh awak kapal dilaporkan dalam kondisi selamat.

Menurut perusahaan keamanan maritim Inggris, Vanguard Tech, kapal tersebut berlayar di bawah bendera Liberia dan sebelumnya telah diberi izin untuk melintasi Selat Hormuz.

Pembatasan di Selat Hormuz

Namun, kantor berita Iran Tasnim News Agency melaporkan bahwa kapal itu telah “mengabaikan peringatan dari angkatan bersenjata Iran."

Pelayaran melalui Selat Hormuz, jalur strategis perdagangan energi global, saat ini masih sangat dibatasi Iran sejak pecahnya konflik antara Iran dan Amerika Serikat serta Israel pada 28 Februari lalu. Di sisi lain, militer AS juga menerapkan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran di dekat Selat Hormuz.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah mengumumkan bahwa gencatan senjata antara kedua pihak akan diperpanjang tanpa batas waktu, setelah sebelumnya mulai berlaku pada 8 April.

Trump mengatakan perpanjangan gencatan senjata ini akan terus berlaku hingga Iran menyuguhkan sebuah terpadu untuk mengakhiri konflik.

Baca juga: Uni Eropa Sepakat Perluas Sanksi Iran untuk Lindungi Navigasi di Selat Hormuz

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Willy Haryono)