Dokter July Iriani Rahardja, SpDVE, MM, FINSDV, menjelaskan penanganan anak yang kena campak atau cacar di sela acara di Jakarta, Jumat (24/4/206). (ANTARA/Hreeloita Dharma Shanti)
Dokter: Anak Kena Campak atau Cacar Tetap Harus Mandi
Siti Yona Hukmana • 24 April 2026 19:20
Jakarta: Dokter spesialis kulit dr. July Iriani Rahardja, SpDVE, MM, FINSDV, menyampaikan anak yang terkena campak atau cacar tetap perlu mandi. Hal ini ia sampaikan untuk meluruskan persepsi masyarakat, bahwa anak kena campak atau cacar tidak boleh mandi.
"??????Pasien anak yang terkena campak dan cacar tidak boleh mandi itu sebenarnya adalah hoaks. Sebenarnya kenapa tidak boleh mandi, itu kalau anak misalnya keadaannya sedang demam," kata July, dilansir Antara, Jumat, 24 April 2026.
Namun, menurut dia, orang tua perlu memastikan anak yang sedang kena campak atau cacar tidak sedang demam atau mudah kedinginan sebelum memandikannya. Dia menyarankan anak yang sedang kena campak atau cacar dimandikan menggunakan air hangat suam-suam kuku dengan suhu sekitar 36 sampai 37 derajat Celcius dan sabun yang lembut di kulit.
"Sabun-sabun antiseptik biasanya sudah kami tidak sarankan, kecuali dalam keadaan-keadaan tertentu. Misalnya adalah infeksi bakteri, kami baru kasih antiseptik, itu boleh tapi tidak dipergunakan setiap hari," ujar July.

Ilustrasi campak. (Freepik)
Dokter July menyampaikan penyakit campak maupun cacar kesembuhannya umumnya bergantung pada imunitas tubuh anak.
"Cacar dan campak pada dasarnya itu kan disebabkan karena virus, dan kita tahu virus itu adalah self-limiting disease, semua itu akan sembuh dengan sendirinya. Jadi semua itu tergantung dari imunitas tubuh," ungkap July.
Namun, dia menekankan pentingnya penerapan pola hidup bersih dan sehat serta konsumsi makanan bergizi seimbang untuk mendukung penyembuhan penyakit.