Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengikuti prosesi adat Mansorandak saat tiba di ?Bandara Marinda, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya. Foto: ANTARA/Mentari Dwi Gayati.
Gibran Disambut Prosesi Adat Mansorandak di Raja Ampat
Fachri Audhia Hafiez • 22 April 2026 11:43
Jakarta: Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka disambut hangat dengan Tari Gale-Gale dan prosesi adat Mansorandak dalam kunjungan perdananya di Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya, Rabu, 22 April 2026. Prosesi Mansorandak merupakan tradisi sakral yang diperuntukkan bagi tokoh yang baru pertama kali menginjakkan kaki di tanah Raja Ampat.
"Selamat datang di Raja Ampat. Kami lakukan prosesi Mansorandak ini agar Bapak Wakil Presiden bersama rombongan menjadi bagian dari kami dan selalu dalam perlindungan Tuhan Yang Maha Kuasa, juga seluruh penghuni alam raya Raja Ampat," ucap Tetua Adat yang memimpin ritual tersebut dikutip dari Antara.
Dalam rangkaian kunjungan kerjanya, Gibran bertolak dari Sorong menuju Bandara Marinda, Raja Ampat, untuk meninjau pelaksanaan program prioritas seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih.
Setibanya di bandara, belasan penari anak-anak membawakan Tari Gale-Gale sebagai simbol kegembiraan masyarakat.

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Foto: Biro Pers, Media, dan Informasi (BPMI) Sekretariat Wakil Presiden.
Setelah itu, Gibran mengikuti ritual di atas tikar anyaman pelepah sagu (senat) yang dilapisi kain putih. Sebagai tanda penghormatan dan penerimaan resmi oleh masyarakat adat, Wapres diberikan piring adat, dipakaikan topi tradisional kayafyof, serta noken oleh Tetua Adat setempat.
Turut menyambut kedatangan Gibran, yakni Wakil Gubernur Papua Barat Daya Ahmad Nausrau dan Bupati Raja Ampat Orideko Iriano Burdam. Dalam kunjungan ini, Wapres didampingi oleh Menko Polkam Djamari Chaniago, Wamendagri Ribka Haluk, serta Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua Velix Wanggai.