Pemerintah Indonesia Sumbang US$30 Juta untuk Aliansi Vaksin GAVI

Presiden Prabowo Subianto usai menerima Chairman GAVI José Manuel Barroso. Foto: Medcom/Kautsar.

Pemerintah Indonesia Sumbang US$30 Juta untuk Aliansi Vaksin GAVI

Kautsar Widya Prabowo • 6 December 2024 19:19

Jakarta: Presiden Prabowo Subianto menggelar audiensi dengan Chairman Aliansi Global untuk Vaksin dan Imunisasi (GAVI) José Manuel Barroso di Istana Merdeka. Dalam kesempatan tersebut, Indonesia menyumbangkan US$ 30 juta untuk kebutuhan operasional GAVI.

Prabowo mengatakan sumbang ini diberikan sebagai bagian terima kasih atas kontribusi GAVI dalam membantu Indonesia saat pandemi Covid-19. Saat itu, GAVI memberikan bantuan secara gratis berupa 110,3 juta dosis vaksin senilai US$ 684,6 juta.

"Kita sekarang yang sudah pulih, kita sekarang merasa ingin ikut juga bantu GAVI dalam pekerjaan selanjutnya, dan kita sudah siap untuk menyumbang US$30 juta," ujar Prabowo dalam konferensi pers di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Jumat, 6 Desember 2024.

Prabowo menilai GAVI sangat berjasa saat dunia. Sebab, berhasil menyelamatkan banyak nyawa saat pandemi covid-19
 

Baca juga: 

JAPINDA Harap Proyek Blok Masela dapat Dimulai Tahun Depan


"GAVI sangat berjasa dalam upaya kemanusiaan seluruh dunia, mereka sudah menyelamatkan nyawa lebih dari 1 miliar anak-anak termasuk yang di Indonesia," tandasnya.

Sebelumnya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan Chairman Gavi, José Manuel Barroso menghadap Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jumat, 6 Desember 2024. Budi dan Barroso tiba secara bersama sambil mengenalkan Chairman Gavi Itu

"Ini bekas Presiden Uni Eropa, sekarang jadi Chairman-nya Gavi, yang bantu Indonesia 100 juta lebih dosis vaksin. Sekarang ingin menghadap Presiden, kebetulan ada meeting," katanya kepada wartawan di kompleks Istana Kepresidenan.

(Anggi Tondi)