Presiden AS Donald Trump. (Anadolu Agency)
Trump Klaim Iran Hampir 'Menyerah' soal Rencana Pengembangan Senjata Nuklir
Willy Haryono • 4 October 2026 08:17
Washington: Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan Iran “hampir menyerah” untuk mengembangkan senjata nuklir, salah satu tujuan yang paling sering disampaikan pemerintahannya dalam perang dengan Teheran yang kini memasuki bulan kedelapan.
Trump juga mengatakan harga minyak saat ini sedang turun setelah sebelumnya bertahan tinggi menyusul serangan Israel dan AS terhadap Iran pada 28 Februari.
“Minyak turun. Minyak sekarang lebih rendah, bahkan lebih rendah dibandingkan ketika pemerintahan Biden, dan mereka tidak melakukan apa pun terkait fakta bahwa Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir,” kata Trump kepada wartawan saat meninggalkan Gedung Putih untuk menghadiri kampanye di negara bagian Ohio pada Sabtu, 3 Oktober 2026.
“Iran, seperti yang Anda ketahui, hampir menyerah pada rencana apa pun untuk memiliki senjata nuklir,” lanjutnya, dikutip dari Anadolu Agency.
Iran selama ini membantah tuduhan AS dan Israel bahwa negara tersebut berupaya mengembangkan senjata nuklir. Posisi tersebut kembali ditegaskan Presiden Iran Masoud Pezeshkian saat berkunjung ke New York bulan lalu untuk menghadiri Sidang Umum PBB.
Pezeshkian mengatakan Teheran tidak menginginkan senjata nuklir karena adanya larangan agama. Ia juga menawarkan untuk mengencerkan persediaan uranium yang telah diperkaya di bawah pengawasan internasional.
Namun, Iran tetap menyatakan tidak akan berkompromi terkait program nuklir sipilnya yang damai atau memberikan konsesi struktural kecuali AS mencabut sanksi ekonomi.
Baca juga: Trump Tidak Masalah jika Kim Jong-Un Miliki Senjata Nuklir