Banjir Bandang Hanyutkan 40 Rumah di Gorkha Nepal, 4 Orang Dinyatakan Hilang

Dampak kerusakan dari terjangan banjir bandang di Nepal. (Anadolu Agency)

Banjir Bandang Hanyutkan 40 Rumah di Gorkha Nepal, 4 Orang Dinyatakan Hilang

Willy Haryono • 11 October 2026 14:47

Kathmandu: Banjir bandang yang mengalir deras di sepanjang Sungai Budhi Gandaki menyapu sejumlah rumah di Distrik Gorkha, Nepal, pada Minggu, 11 Oktober 2026.

Di Gorkha, longsor menyumbat aliran Sungai Budhi Gandaki di Munisipalitas Pedesaan Chumnubri. Sumbatan tersebut kemudian jebol dan memicu banjir bandang yang menghanyutkan rumah, jembatan, serta merusak sejumlah infrastruktur.

"Sedikitnya 40 rumah di lima permukiman berbeda tersapu banjir," kata Wakil Ketua Munisipalitas Pedesaan Chumnubri Laxmi Gurung kepada kantor berita Xinhua.

Empat orang yang tinggal di sebuah bangunan sementara di tepi Sungai Ungilung, Chumchet, Munisipalitas Pedesaan Chumnubri-6, dilaporkan hilang setelah banjir terjadi.

Belum ada korban jiwa yang dikonfirmasi dalam insiden Sungai Budhi Gandaki berdasarkan laporan awal. Banjir terjadi sekitar pukul 04.00 waktu setempat dan memaksa warga yang tinggal di sepanjang aliran sungai mengungsi ke lokasi yang lebih aman.

Pihak berwenang masih mendata dampak kerusakan akibat banjir.

Sejumlah Permukiman dan Jembatan Rusak

Berdasarkan laporan awal, rumah-rumah warga tersapu banjir di sejumlah permukiman, termasuk Paiyun, Jagat, Bagar, Salleri, dan Ghattikhola. Air banjir juga merusak rumah dan bangunan sementara di sejumlah wilayah Munisipalitas Pedesaan Sirdibas dan Dharche.

Beberapa jembatan turut hancur sehingga mengganggu konektivitas antarpermukiman. Jembatan gantung tua yang menghubungkan Nyakchet dan Sirdibas tersapu banjir. Jembatan lain yang menghubungkan Nyakchet dan Philim Bazaar juga dilaporkan hancur.

Jembatan gantung yang menghubungkan Machhakhola dan Kerauja di Munisipalitas Pedesaan Dharche juga tersapu banjir.

Selain itu, jembatan besi yang dapat dilalui kendaraan di Soti, yang menghubungkan Ward 2 dan Ward 3 Munisipalitas Pedesaan Aarughat, ikut tersapu banjir.

Sungai yang meluap juga menghanyutkan jembatan di Arughat yang menghubungkan Distrik Gorkha dan Dhading. Warga yang tinggal di sepanjang bantaran sungai di Arughat Bazaar dipindahkan ke lokasi yang lebih aman karena risiko banjir susulan.

Empat Orang Dilaporkan Hilang, Proyek Pembangkit Rusak

The Kathmandu Post melaporkan empat orang yang tinggal di sebuah bangunan sementara di tepi Sungai Ungilung, Chumchet, Munisipalitas Pedesaan Chumnubri-6, dilaporkan hilang setelah banjir.

Air banjir juga menghanyutkan kamp konstruksi dan peralatan di lokasi pembangunan proyek pembangkit listrik tenaga air Budhi Gandaki berkapasitas 341 megawatt di Salleri, Chumnubri-3.

Laporan awal juga menyebut sejumlah rumah di permukiman bagian bawah Machhakhola terendam banjir. Sementara itu, sekitar 20 hingga 22 rumah di Salleri, Munisipalitas Pedesaan Dharche-3, dilaporkan berada dalam risiko.

Polisi dan pemerintah setempat meminta warga di permukiman yang rentan, termasuk Khorlabensi, Machhakhola, Soti, Arkhet, dan Arughat, untuk berpindah ke lokasi yang lebih aman karena risiko banjir masih berlangsung.

Petugas pemerintah daerah dan polisi menggunakan pengeras suara untuk memperingatkan warga yang tinggal di sepanjang bantaran sungai agar mengungsi.

Kepala Distrik Gorkha Dharmendra Kumar Mishra mengatakan pihak berwenang telah menerima laporan awal mengenai longsor di atas wilayah Sirdibas, Chumnubri.

Tim penyelamat, termasuk personel yang dikerahkan dari Kathmandu, telah tiba di wilayah terdampak. Pihak berwenang masih mengumpulkan informasi mengenai kerusakan dan melakukan penilaian terhadap kondisi di lapangan.

Baca juga: Hujan Deras Picu Banjir dan Longsor di Nepal, 21 Orang Tewas 5 Hilang

(Willy Haryono)