Asap kebakaran menyelimuti beberapa tempat di kawasan Gunung Ringgit dan Gunung Arjuno di Desa Jatiarjo dan Dayurejo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, Jatim, Minggu, 18 Oktober 2026. ANTARA/Fahmi Alfian
Pipa Air Terdampak Kebakaran Lereng Gunung Arjuno Diperbaiki
Silvana Febiari • 19 October 2026 21:36
Pasuruan: Pemerintah Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, menyiapkan anggaran belanja tidak terduga (BTT) untuk memperbaiki jaringan pipa air bersih yang rusak akibat kebakaran hutan di lereng Gunung Arjuno dan Gunung Ringgit. Total pipa yang perlu diperbaiki mencapai 5,2 kilometer.
Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo mengatakan, perbaikan jaringan pipa ditargetkan mulai pekan depan untuk memulihkan distribusi air bersih. Perbaikan ini terutama ditujukan bagi warga Desa Jatiarjo dan Dayurejo yang masih mengalami gangguan pasokan.
"Solusi jangka panjangnya adalah perbaikan jaringan pipa air bersih, sedangkan solusi jangka pendeknya melalui penyaluran air bersih bagi warga terdampak," kata Rusdi, dilansir dari Antara, Senin, 19 Oktober 2026.
Baca Juga :
Saat memimpin rapat terbatas bersama relawan, pemerintah desa, dan organisasi perangkat daerah (OPD) di Kantor Desa Jatiarjo, Kecamatan Prigen, ia menjelaskan kerusakan terjadi pada jaringan pipa yang mengalirkan air dari sumber menuju tandon penampungan hingga rumah warga.
Ke depannya pembangunan jaringan air bersih baru akan menggunakan material besi yang dinilai lebih tahan terhadap paparan api.
Pemerintah daerah juga menyiapkan bantuan air bersih menggunakan mobil tangki selama proses perbaikan berlangsung. Rusdi juga menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang untuk memantau kondisi lapangan.
Selain di Desa Jatiarjo dan Dayurejo, Kecamatan Prigen, jaringan yang melayani wilayah Desa Tambaksari, Kecamatan Purwodadi itu juga masih dalam pengecekan untuk memastikan tingkat kerusakan dan kebutuhan penanganan lebih lanjut.

Kondisi Gunung Arjuno-Welirang yang terbakar di wilayah Desa Pecalukan, Kecamatan Prigen, Pasuruan, sejak Rabu (19/8). ANTARA/HO-Tangkapan layar BPBD Jatim
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan Sugeng Hariyadi mengatakan distribusi bantuan air bersih akan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing desa berdasarkan koordinasi bersama pemerintah desa. "Penyaluran air bersih akan kami sesuaikan dengan kebutuhan warga, terutama di desa-desa yang masih mengalami kekurangan air," ungkapnya.
Berdasarkan pendataan sementara, kerusakan jaringan pipa mencapai sekitar 5,2 kilometer dari sumber air hingga tandon penampungan pertama. Pemulihan jaringan menjadi prioritas untuk mengembalikan pasokan air bersih kepada masyarakat terdampak.