Penanganan pascabencana banjir di Padang, Sumatra Barat. (Foto: Kementerian PU)
Menteri PU Instruksikan Percepat Pemulihan Pascabanjir Badang Padang
Lukman Diah Sari • 16 October 2026 12:12
Jakarta: Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mempercepat pemulihan pascabanjir bandang di Kota Padang, Sumatra Barat, akibat meluapnya Sungai Batang Air Dingin. Penanganan tanggap darurat difokuskan pada pembersihan fasilitas umum, kawasan permukiman terdampak, serta memenuhi kebutuhan air bersih.
Menteri PU, Dody Hanggodo menyampaikan, penanganan pascabanjir bandang akan dilakukan secara menyeluruh, baik pada infrastruktur fisik maupun aliran sungai. Dody menegaskan bahwa penanganan pascabencana tidak hanya berfokus pada perbaikan infrastruktur yang rusak, tetapi juga memastikan masyarakat kembali mendapatkan layanan dasar.
“Saya telah instruksikan rekan-rekan PU melalui balai terus mendukung pembersihan kawasan terdampak dan memastikan kebutuhan penanganan di lapangan dapat dipenuhi,” kata Dody, Jumat, 16 Oktober 2026.
Melalui Direktorat Jenderal Prasarana Strategis (PS), Kementerian PU telah melakukan survei terhadap 32 titik untuk mengidentifikasi tingkat kerusakan fasilitas umum sekaligus menentukan prioritas penanganan darurat. Hasil pendataan menunjukkan empat masjid, enam musalah, dan satu puskesmas pembantu (pustu) terdampak banjir bandang.
Pembersihan juga dilakukan di kawasan permukiman, seperti di Kampung Tanjung, Kampung Guo, hingga kawasan perumahan Lumin Park. Seluruh kegiatan tersebut dilaksanakan melalui skema padat karya dengan melibatkan karang taruna setempat.
“Jadi kami melaksanakan penanganan sarana dan prasarana peribadatan, kesehatan, dan juga pembersihan kawasan permukiman. Alhamdulillah dengan penanganan yang kita lakukan sama-sama ini, beberapa sarana dan prasarana sudah mulai digunakan meskipun secara bertahap,” kata Plt. Direktur Jenderal Prasarana Strategis, Kuswara di Kota Padang, Sumatera Barat, Kamis, 15 Oktober 2026
170 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan
Selain itu Kementerian PU melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya turun tangan mengatasi krisis air bersih imbas rusaknya intake SPAM Guo Kota Padang. Hingga 14 Oktober 2026, sebanyak lima unit mobil tangki air (MTA) telah dikerahkan untuk mendukung distribusi air bersih ke sejumlah titik layanan.
Kementerian PU menyalurkan air bersih untuk warga terdampak banjir bandang di Padang. (Foto: Kementerian PU)
Distribusi air bersih menjangkau Perumnas Belimbing dengan cakupan 220 sambungan rumah (SR), Perum Karya REI sebanyak 35 SR, kawasan permukiman Kuranji dan sekitarnya sebanyak 350 SR, serta Perumahan Griya Sawah sebanyak 125 SR. Pelayanan juga dilakukan di Kantor Lantamal dan Panti Grahita Bukalam.
Volume air bersih yang disalurkan terus ditingkatkan mencapai 170 ribu liter dalam empat hari. Pada 11 Oktober 2026, distribusi tercatat sebesar 20.000 liter, kemudian meningkat menjadi 35.000 liter pada 12 Oktober, 50.000 liter pada 13 Oktober, dan 65.000 liter pada 14 Oktober 2026.