Direktur Manajemen Pembangkitan PLN Rizal Calvary Marimbo (kedua kanan) saat meninjau Posko Utama Siaga Kelistrikan MotoGP 2026. Foto: dok PLN.
PLN Pastikan Pasokan Listrik Andal Selama Sprint Race MotoGP
Husen Miftahudin • 10 October 2026 22:54
Mandalika: PT PLN (Persero) memastikan pasokan listrik selama sesi kualifikasi dan Sprint Race MotoGP Mandalika 2026 pada Sabtu, 10 Oktober 2026, berlangsung andal. Kesiapan tersebut didukung oleh kondisi pembangkit yang aman, cadangan daya yang memadai, serta infrastruktur kelistrikan berlapis di kawasan Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Direktur Manajemen Pembangkitan PLN Rizal Calvary Marimbo mengatakan, keandalan pasokan listrik menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kelancaran ajang balap motor internasional tersebut. Karena itu, PLN memastikan kesiapan sistem pembangkitan, infrastruktur pendukung, dan personel selama rangkaian kegiatan berlangsung.
"MotoGP Mandalika merupakan ajang internasional yang membawa nama baik Indonesia di mata dunia. PLN memiliki tanggung jawab untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar melalui dukungan pasokan listrik yang andal. Kami ingin memastikan langsung bahwa infrastruktur kelistrikan dan personel siaga dalam kondisi siap untuk memberikan pelayanan terbaik," ujar Rizal dikutip dari keterangan tertulis, Sabtu, 10 Oktober 2026.
Berdasarkan hasil pemantauan melalui control room, Rizal menyampaikan kondisi kelistrikan Lombok, khususnya di Sirkuit Mandalika, berada dalam kondisi aman. Ketersediaan daya pembangkit dinilai mencukupi untuk memenuhi kebutuhan listrik selama sesi kualifikasi dan Sprint Race.
"Kami pantau kondisi pembangkit aman, pasokan daya cukup, dan kelistrikan di Sirkuit Mandalika normal. Sesi kualifikasi dan sprint race hari ini pun bisa berjalan normal," tambah Rizal.
Baca Juga :
Jaga Daya Saing Industri RI di Pasar Global, PLN Perkuat Kredibilitas Listrik Hijau Terverifikasi
Cadangan daya Lombok capai 112 MW
Selama sesi kualifikasi dan Sprint Race MotoGP Mandalika 2026, daya mampu pasok pembangkit pada sistem kelistrikan Lombok tercatat mencapai 436 megawatt (MW), sedangkan beban puncak sebesar 324 MW. Dengan demikian, sistem memiliki cadangan daya sebesar 112 MW.
Cadangan tersebut menjadi salah satu penopang keandalan pasokan listrik untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026.
Sementara itu, beban puncak listrik di kawasan Sirkuit Mandalika selama sesi kualifikasi dan Sprint Race tercatat sebesar 2.930 kilovolt ampere (kVA). Angka tersebut meningkat dibandingkan periode yang sama pada penyelenggaraan tahun sebelumnya, yakni sebesar 2.815 kVA.
.jpeg)
(Direktur Manajemen Pembangkitan PLN Rizal Calvary Marimbo (kanan) saat meninjau langsung sistem pemantauan dan pengendalian genset di Green Genset Control Room, kawasan sirkuit Mandalika, NTB. Foto: dok PLN)
PLN siapkan sistem pengamanan kelistrikan berlapis
Untuk memperkuat keandalan pasokan, PLN memasang tiga titik inlet Unit Gardu Bergerak (UGB) dengan kapasitas total 1.280 kVA. Ketiga titik tersebut masing-masing memiliki kapasitas 250 kVA, 400 kVA, dan 630 kVA.
Infrastruktur tersebut disiapkan sebagai bagian dari sistem pengamanan kelistrikan berlapis yang memungkinkan mobilisasi UGB apabila diperlukan untuk mendukung kebutuhan listrik di kawasan sirkuit.
Selain itu, PLN menyiagakan 19 unit Uninterruptible Power Supply (UPS), 13 unit UGB, serta genset dengan total kapasitas 4 MW.
Kesiapan berbagai peralatan pendukung tersebut menjadi bagian dari langkah antisipatif PLN untuk menjaga kecukupan dan keandalan pasokan listrik selama rangkaian MotoGP Mandalika 2026 berlangsung.