Petugas Pastikan Siaga Padamkan Karhutla Dekat Permukiman

Ilustrasi pemadaman karhutla. Foto: Dok. Kemenhut.

Petugas Pastikan Siaga Padamkan Karhutla Dekat Permukiman

Fachri Audhia Hafiez • 11 October 2026 19:51

Jakarta: Petugas Manggala Agni Kementerian Kehutanan (Kemenhut) memastikan bersiaga menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan. Petugas bakal bergerak melakukan pemadaman saat titik api mulai mendekati area permukiman warga.

“Kadang-kadang kan sudah pulang dipanggil juga, apalagi ya kalau kebakaran itu sudah dekat-dekat pemukiman, kita dimintai bantuan, enggak mungkin kita diam saja,” ujar Kepala Balai Pengendalian Karhutla Wilayah Kalimantan, Yudo Shekti Mutiko, dikutip melalui keterangan tertulis, Minggu, 11 Oktober 2026.
 


Yudo menceritakan dedikasi para petugas di lapangan yang kerap harus kembali menerjang titik api saat baru saja hendak beristirahat. Laporan dari masyarakat yang panik akan ancaman kebakaran kampung menjadi prioritas utama penanganan.

“Pulang pemadaman magrib lalu didatangi warga, akhirnya apa? Mereka pergi, enggak jadi istirahat, pergi padam sampai jam 01.00 malam. Terus tahu-tahu ada yang datang lagi minta bantuan lagi, jadi mereka enggak jadi pulang lagi, padam lagi sampai jam 05.00 subuh, baru pulang,” kata Yudo.

Berdasarkan catatan operasional Manggala Agni di Kota Palangka Raya pada 8-9 Oktober 2026, petugas menangani beberapa titik kritis secara beruntun. Pemadaman dilakukan di Jalan Mahir Mahar pada Kamis malam, 8 Oktober 2026, lalu berlanjut ke Jalan Talawang, Kelurahan Panarung, hingga pukul 01.00 WIB.


Ilustrasi pemadaman karhutla. Foto: Dok. Kemenhut.

Petugas kembali diterjunkan pada Jumat dini hari, 9 Oktober 2026, pukul 03.30 WIB untuk menundukkan kobaran api di Kelurahan Sabaru hingga baru selesai menjelang subuh pukul 05.34 WIB. Yudo menegaskan, respons cepat tanpa mengenal waktu tersebut dilakukan demi memastikan keselamatan jiwa dan harta benda masyarakat dari ancaman Karhutla.

“Kalau sudah warga minta tolong sementara takut satu kampung kebakaran, jadi Manggala Agni turun langsung,” tegas Yudo.

(Fachri Audhia Hafiez)