Netanyahu Sebut Pilot FlyDubai Tikam Rekannya di Kokpit

Penumpang dari Fly Dubai. Foto: Guardian

Netanyahu Sebut Pilot FlyDubai Tikam Rekannya di Kokpit

Fajar Nugraha • 30 September 2026 23:33

Tel Aviv: Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan seorang pilot ditangkap setelah menikam rekan pilotnya diduga berupaya menjatuhkan pesawat yang menuju Israel.

"Pilot ditangkap dan sedang diperiksa oleh otoritas Saudi,"kata Netanyahu.

Benjamin Netanyahu, telah mengeluarkan pernyataan video terkait insiden pesawat FlyDubai.

Netanyahu mengatakan, salah satu pilot yang diduga menyerang rekannya telah ditangkap dan sedang diperiksa oleh otoritas Saudi.

"orang di dalam pesawat selamat setelah insiden tersebut," imbuh Netanyahu.

Netanyahu mengatakan, salah satu pilot FlyDubai menikam rekan pilotnya dan berniat menjatuhkan pesawat.

Ia menambahkan bahwa salah satu penumpang dalam penerbangan tersebut berhasil masuk ke kokpit bersama seorang awak kabin, dan mereka bersama-sama "melumpuhkan" pilot yang melakukan serangan itu.

Perdana Menteri Israel itu kemudian mengatakan:
"Hampir semua penumpang dalam penerbangan tersebut adalah warga Israel. Selama penerbangan, saat pesawat mendekati Israel, salah satu pilot menikam pilot lainnya, dan tampaknya ia berupaya menjatuhkan pesawat beserta seluruh orang di dalamnya."
 
Netanyahu telah memerintahkan pihak berwenang untuk "meningkatkan" keamanan, baik pada maskapai penerbangan Israel maupun non-Israel, pada hari Rabu.

Perintah tersebut dikonfirmasi oleh juru bicara kantor perdana menteri menyusul insiden penerbangan FlyDubai itu.

Arab Saudi menolak permintaan Israel untuk mengizinkan pesawatnya membawa pulang penumpang Israel dari penerbangan FlyDubai yang melakukan pendaratan darurat di kerajaan tersebut; hal ini disampaikan oleh dua sumber keamanan..

Permintaan tersebut diajukan agar pesawat militer Israel dapat membawa pulang warga Israel dari Arab Saudi—negara yang tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel—demikian ungkap sumber-sumber tersebut.

(Fajar Nugraha)