Menko Bidang Politik dan Keamanan Dudung Abdurachman (kanan) berbincang dengan Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Sugiono (tengah) saat pelantikan Menteri, Wamen dan Kepala Lembaga Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1
Menko Polkam Dudung bakal Tingkatkan Persatuan dan Kesatuan
Siti Yona Hukmana • 1 October 2026 18:18
Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Dudung Abdurachman akan meningkatkan upaya menjaga keutuhan, persatuan, dan kesatuan negara. Hal ini disampaikannya usai dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis, 1 Oktober 2026.
"Masalah keutuhan, persatuan dan kesatuan negara ini yang harus kita tingkatkan kembali," kata Dudung dilansir Antara, Kamis, 1 Oktober 2026.
Dudung mengatakan upaya tersebut menjadi bagian dari tugasnya untuk mengawal pembangunan Asta Cita yang menjadi cita-cita Presiden Prabowo Subianto. Dia menyebut pihaknya akan mengawal program strategis nasional, program prioritas nasional, serta program unggulan Presiden Prabowo.
"Ini yang akan kita kawal," ujar Dudung.
Dudung mengatakan tugas Menko Polkam tidak ringan dengan situasi saat ini. Untuk itu, dia akan memperkuat koordinasi dan sinkronisasi tugas kenegaraan dengan kementerian dan instansi yang berada di bawah koordinasi Kemenko Polkam.
"Langkah awal saya akan koordinasi dengan semua instansi terkait dari kelembagaan di bawah koordinasi Polhukam adalah sinkronisasi situasi keamanan saat ini untuk semakin kondusif," ungkap Dudung.
Dudung dilantik Presiden Prabowo sebagai Menko Polkam menggantikan Djamari Chaniago dalam rangkaian pelantikan sejumlah pejabat negara di Istana Negara, Jakarta. Sebelumnya, Dudung menjabat Kepala Staf Kepresidenan (KSP).

Dudung Abdurachman dilantik sebagai Menkopolkam. Foto: tangkapan layar.
Selain Dudung, Prabowo melantik Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai Kepala Staf Kepresidenan, Sugiono sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Bahlil Lahadalia sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, Arrmanatha Nasir sebagai Menteri Luar Negeri, dan Muhammad Sarmuji sebagai Menteri Perindustrian.
Presiden juga melantik Dradjad Hari Wibowo sebagai Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Nurkholisoh Ibnu Aman dan Luky Alfirman sebagai Wakil Menteri Keuangan, Muhammad Saleh Mustafa sebagai Wakil Menteri Pertanian, Irwan Meilano sebagai Wakil Menteri Kehutanan, Kelautan, dan Perikanan, serta Komisaris Jenderal Polisi Dedi Prasetyo sebagai Kepala Badan Reforma Agraria Nasional (BRAN).
Selain itu, Presiden melantik Nuzran Joher sebagai Ketua Ombudsman Republik Indonesia dan Radian Syam sebagai anggota Ombudsman, Ariyanto Wibowo sebagai Wakil Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan, serta Muhammad Fadhil Imran sebagai Wakil Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa.
Upacara pelantikan sejumlah pejabat negara tersebut merupakan bagian dari perombakan kabinet (reshuffle) terbaru, yaitu ke-7 dalam dua tahun pemerintahan.