Vietnam Anggap Laga Perebutan Peringkat Ketiga Kontra Malaysia Bak Final

Winger Timnas Vietnam, Williams Minh Hoang. Dok FIFA

Vietnam Anggap Laga Perebutan Peringkat Ketiga Kontra Malaysia Bak Final

Whisnu Mardiansyah • 5 October 2026 12:00

Jakarta: Timnas Vietnam tidak ingin menganggap remeh laga perebutan peringkat ketiga FIFA ASEAN CUP 2026. Menghadapi Malaysia, Golden Star Warriors menargetkan kemenangan dan memperlakukan pertandingan tersebut layaknya laga final.

Winger Vietnam, Williams Minh Hoang, menegaskan setiap pertandingan memiliki arti penting bagi timnya. Karena itu, Vietnam tetap memasang target meraih hasil maksimal saat berhadapan dengan Malaysia.

"Tentu saja setiap pertandingan sama pentingnya dengan pertandingan lainnya. Target kami adalah menang. Hari ini kami harus meraih hasil positif, terutama agar kami bisa bermain melawan Malaysia," kat Williams dikutip dari FIFA, Senin, 5 Oktober 2026.

Vietnam dijadwalkan menghadapi Malaysia dalam laga perebutan peringkat ketiga FIFA ASEAN CUP 2026 pada Senin, 5 Oktober 2026. Meski pertandingan tersebut tidak menentukan juara turnamen, Williams menilai timnya tetap harus tampil dengan motivasi untuk meraih kemenangan.

Target tersebut menjadi bagian dari upaya Vietnam menutup perjalanan mereka di turnamen dengan hasil positif. Para pemain Golden Star Warriors tidak ingin pertandingan perebutan tempat ketiga hanya menjadi laga formalitas.

Sebelum menghadapi Malaysia, Williams sudah menjalani tiga pertandingan bersama Vietnam. Ia tampil dalam kemenangan atas Filipina, kemudian masuk sebagai pemain pengganti ketika menghadapi Thailand.
 


Williams selanjutnya mencetak gol pertamanya untuk Vietnam saat membantu tim meraih kemenangan 4-2 atas Pakistan. Gol tersebut menjadi pencapaian personal sekaligus bagian dari kemenangan Vietnam.

"Saya sangat bersyukur, berterima kasih, dan merasa terhormat bisa mewakili Vietnam. Saya akan selalu berusaha memberikan yang terbaik, memberikan lebih dari seratus persen kemampuan untuk berkontribusi bagi tim dan negara ini," kata winger berusia 19 tahun tersebut.

Williams mengakui laga melawan Pakistan memberikan pengalaman tersendiri. Vietnam sempat mengalami kesulitan pada babak pertama sebelum bangkit dan membalikkan keadaan setelah jeda.

Menurut Williams, kondisi cuaca dan lapangan turut memengaruhi konsentrasi para pemain pada paruh pertama. Namun, Vietnam mampu menunjukkan karakter permainan lebih baik setelah turun minum.



Laga Vietnam vs Thailand, Final Piala AFF 2026. (Instagram/@changsuek)


"Mungkin hanya sedikit penurunan konsentrasi karena faktor cuaca dan kondisi lapangan. Namun di babak kedua kami menunjukkan karakter dan semangat bertarung, hingga akhirnya bangkit dan mendapatkan hasil yang kami inginkan," terangnya.

Vietnam akhirnya mengakhiri pertandingan dengan kemenangan 4-2. Williams pun menilai dirinya masih dapat memberikan kontribusi lebih besar dalam pertandingan tersebut.

"Secara pribadi, saya merasa tampil baik saat melawan Filipina. Tidak banyak insiden terjadi, tetapi saya berhasil memberikan satu assist. Jadi secara catatan pribadi itu bagus," ujarnya.

"Lalu melawan Thailand, itu pertandingan yang sangat sulit saat masuk sebagai pemain pengganti. Namun saya dan seluruh pemain sudah berusaha sebaik mungkin; kami hanya belum beruntung hari itu. Untuk hari ini, seperti yang saya katakan sebelumnya, saya seharusnya bisa mencetak hat-trick, tetapi saya tetap senang bisa mencetak gol pertama saya," tambahnya.

 

(Whisnu M)