Pemerintah Perkuat Pelaksanaan BPJS Kesehatan

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar. Foto: Metro TV/Muhammad Adyatma Damardjati.

Pemerintah Perkuat Pelaksanaan BPJS Kesehatan

Muhammad Adyatma Damardjati • 30 October 2026 20:46

Jakarta: Pemerintah berkomitmen memperkuat pelaksanaan BPJS Kesehatan. Hal ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menginginkan kemudahan akses kesehatan bagi masyarakat.

“Presiden memiliki komitmen tinggi untuk terus menjadikan BPJS Kesehatan ini pelaksanaan dari jaminan kesehatan nasional yang andal, yang profesional, yang tangguh sehingga akses kesehatan bisa dinikmati oleh seluruh rakyat Indonesia,” ujar Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar dalam konferensi pers Satya JKN Awards, Jumat, 30 Oktober 2026.

Ia menambahkan, badan usaha memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan keberlanjutan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Selain peran perusahaan, kesadaran individu untuk menjaga status kepesertaan aktif juga menjadi kunci utama.

“Badan usaha memiliki peran yang penting. Juga jangan lupa, pribadi-pribadi yang punya tanggung jawab untuk taat kepada kewajiban sebagai peserta aktif, selain yang ditanggung oleh pemerintah,” kata Muhaimin.

Masyarakat dari golongan mampu diimbau untuk terus memenuhi kewajiban pembayaran secara rutin. Di sisi lain, pemerintah menegaskan bakal tetap menyelesaikan seluruh tanggungan yang menjadi kewenangannya.

“Pemerintah akan terus berusaha komit terhadap tanggungan pemerintah, tetapi masyarakat yang mampu harap terus bertanggung jawab dan komit terhadap tanggung jawab kepesertaannya, yaitu iuran, disiplin,” ucap Muhaimin.


Ilustri BPJS Kesehatan. Foto: dok. Antara. 

Pemerintah memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah yang memiliki komitmen tinggi dalam mendukung program ini. Evaluasi dan pengawasan ketat akan terus dilakukan terhadap pemda yang belum optimal agar penyelesaian tunggakan iuran berjalan cepat.

“Pemerintah daerah kita berikan apresiasi karena memiliki komitmen yang tinggi. Kepada pemerintah daerah yang belum komit, kita akan urus terus supaya tidak ada tunggakan lagi,” ujar Muhaimin.

Muhaimin menekankan keberadaan BPJS Kesehatan adalah wujud nyata dari kolaborasi seluruh elemen bangsa. Oleh karena itu, sinergi ini perlu dirawat demi menjamin layanan kesehatan yang optimal.

“Ini adalah bagian integral dari semangat pemerintah untuk terus menumbuhkembangkan BPJS Kesehatan sebagai kekuatan gotong royong raksasa,” kata Muhaimin.

(Gabriella Thesa Widiari)