Ilustrasi DeepSeek. Foto: dok DeepSeek.
Berita Terpopuler Ekonomi: Trump Respons AI DeepSeek yang Mengguncang Wall Street
Husen Miftahudin • 29 January 2025 08:16
Jakarta: Sejumlah berita ekonomi pada Selasa, 28 Januari 2025, terpantau menjadi perhatian para pembaca Metrotvnews.com. Berita itu mulai dari Donald Trump yang memberi respons soal kehadiran DeepSeek hingga warganet girang Presiden Prabowo potong anggaran kegiatan seremonial.
Berikut rangkuman berita selengkapnya:
1. Trump Beri Respons Kehadiran DeepSeek
Artificial Intelligence pendatang, DeepSeek mengguncang Wall Street pada Senin, 27 Januari 2025. Kehadiran DeepSeek itu pun mendapat respons dari Presiden AS Donald Trump.
Baca berita selengkapnya di sini.
2. Mengenal DeepSeek, AI Tiongkok yang Mengguncang Wall Street
Model artificial intelligence (AI) Tiongkok yang sangat efisien dan canggih telah menggemparkan industri teknologi. Model tersebut disebut DeepSeek R1, dan mengguncang Wall Street.
Baca berita selengkapnya di sini.

(Orang-orang berebut pembagian makanan di Jalur Gaza. Foto: Xinhua/Rizek Abdeljawad)
3. 5 Fakta Mengerikan soal Bahaya Kelaparan Global
Situasi pangan dan gizi global semakin mencemaskan. Data terbaru yang dilansir dari laman worldbank, mengungkap lima statistik mengerikan yang menunjukkan betapa seriusnya bahaya kelaparan yang mengancam dunia.
Baca berita selengkapnya di sini.
| Baca juga: Berita Terpopuler Ekonomi: Antusiasme Masyarakat Tinggi Naik Kereta Api saat Liburan |
4. Punya Peluang Raup Ekonomi Digital USD360 Miliar, RI Punya PR Besar soal Keamanan Siber
Transformasi digital membawa peluang besar bagi bisnis lantaran ekonomi digital Indonesia diproyeksikan mampu tumbuh hingga USD360 miliar pada 2030. Hanya, percepatan digitalisasi itu juga menghadirkan tantangan keamanan siber yang signifikan.
Baca berita selengkapnya di sini.
5. Warganet Girang Presiden Prabowo Potong Anggaran Kegiatan Seremonial
Presiden Prabowo Subianto menegaskan anggaran untuk kegiatan seremonial, seperti perayaan ulang tahun dan perjalanan dinas, akan mengalami pemotongan. Ia menilai pentingnya efisiensi dan penghematan penyusunan kriteria anggaran serta keberanian memangkas pos-pos yang tidak esensial.
Baca berita selengkapnya di sini.