Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar. Metrotvnews.com/Kautsar
BPS Sebut Pengangguran Terbuka Turun Jadi 4,85%, Tapi Masih Ada PHK
Kautsar Widya Prabowo • 5 November 2025 18:29
Jakarta: Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar menyebut angka pengangguran menurun pada Kuartal III 2025. Namun, hal itu dibarengi dengan pemutusan hubungan kerja (PHK) yang masih terus terjadi.
"Sebenarnya ada yang PHK (pada kuartal III 2025). Ada yang masuk diserap lapangan kerja, kebetulan di bulan Agustus itu juga jumlah angkatan kerjanya meningkat," ujar Amalia di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu, 5 November 2025.
Amalia menjelaskan penyerapan lapangan kerja belum sepenuhnya menghilangkan angka pengangguran. Angka tingkat pengangguran terbuka pada kuartal III 2025 mencapai 4,85 persen.
"Dengan peningkatan jumlah angkatan kerja itu ada banyak yang diserap, tetapi ada yang menganggur. Jadi, memang di dalam pasar tenaga kerja itu ada yang masuk dan ada yang keluar," jelas Amalia.
Baca Juga:
Irma Suryani: Pengusaha Tak Boleh Tempatkan Pekerja sebagai Beban |
.jpg)
Sebelumnya, tingkat pengangguran terbuka pada Agustus 2025, tercatat sebesar 4,85 persen. Jumlah tersebut mengalami peningkatan jika dibandingkan periode Februari 2025 sebesar 4,76 persen.
Meski begitu, secara tahunan atau year on year, tingkat pengangguran terbuka ini turun tipis dibandingkan periode Agustus 2024 sebesar 4,91 persen.
“Pada bulan Agustus 2025 terdapat sebanyak 7,46 juta penganggur atau setara dengan tingkat pengangguran terbuka sebesar 4,85 persen. Angka ini lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya,” ujar Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, M Edy Mahmud, dalam rilis BPS, di Kantor BPS, Jakarta Pusat, Rabu, 5 November 2025.