Suasana seminar siswa dan lokakarya guru. Dokumentasi/ istimewa
Remaja di Kabupaten Dompu Dapat Pemahaman Pencegahan Kekerasan
Deny Irwanto • 30 April 2025 22:08
Dompu: Perusahaan eksplorasi tembaga yang mengelola Proyek Hu’u, PT Sumbawa Timur Mining (STM), mendukung Pemerintah Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB), mencegah kekerasan remaja dan membangun ruang aman di sekolah melalui seminar siswa dan lokakarya guru.
Rangkaian kegiatan berlangsung selama satu pekan di tiga sekolah dengan melibatkan sekitar 600 siswa dan 115 guru di SMPN 1 Hu’u, SMAN 1 Hu’u, dan SMKN 1 Hu’u.
"Kami melihat ada kebutuhan pengembangan karakter generasi muda terutama anak-anak, bagaimana mengenali emosi mereka pribadi agar tidak menjadi pelaku perundungan di sekolah ataupun di tengah kehidupan bermasyarakat," kata Tim Community Development STM, Vovia Witni, Rabu, 30 April 2025.
| Baca: Jumlah Korban Predator Seksual di Jepara Bisa Bertambah
|
Seminar dan lokakarya ini pun disambut baik oleh para peserta. Salah satu nya guru SMPN 1 Hu’u, Ummul Khairat, yang mengatakan lokakarya yang difasilitasi STM telah membantunya untuk lebih memahami murid.
"Ini kebutuhan dasar kami sebagai guru dalam memahami psikologi siswa. Pemahaman kami akan psikologi masih jauh, terlebih sebagai manusia, bisa emosional akibat lingkungan sekitar," jelasnya.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Dompu, Rifaid, menyadari kekerasan yang terjadi di sekolah dapat dipengaruhi oleh masalah di luar sekolah.
Menurutnya seminar siswa dan lokakarya guru yang difasilitasi STM diharapkan menjadi model pengajaran dalam mewujudkan sekolah bebas kekerasan, serta dapat diterapkan di sekolah lainnya di Kabupaten Dompu.
“Kehadiran PT Sumbawa Timur Mining sudah banyak membantu kami dalam rangka menyiapkan guru di Kecamatan Hu’u dan sekitarnya untuk menciptakan praktik terbaik, yang akan diterapkan kepada guru-guru lainnya di Kabupaten Dompu,” ungkap Rifaid.