Postingan Donald Trump yang sepakat tidak serang infrastruktur Iran. Foto: Truth Social
Trump Capai Kesepakatan untuk Hentikan Serangan ke Iran Selama 5 Hari
Fajar Nugraha • 23 March 2026 18:42
Washington: Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengisyaratkan telah mencapai kesepakatan untuk menunda serangan ke Iran.
Penghentian serangan ke infrastruktur energi Iran tersebut disampaikannya melalui postingan yang diumumkan melalui platform Truth Social miliknya, Senin 23 Maret 2026 yang berisi:
"I AM PLEASED TO REPORT THAT THE UNITED STATES OF AMERICA, AND THE COUNTRY OF IRAN, HAVE HAD, OVER THE LAST TWO DAYS, VERY GOOD AND PRODUCTIVE CONVERSATIONS REGARDING A COMPLETE AND TOTAL RESOLUTION OF OUR HOSTILITIES IN THE MIDDLE EAST. BASED ON THE TENOR AND TONE OF THESE IN DEPTH, DETAILED, AND CONSTRUCTIVE CONVERSATIONS, WHICH WILL CONTINUE THROUGHOUT THE WEEK, I HAVE INSTRUCTED THE DEPARTMENT OF WAR TO POSTPONE ANY AND ALL MILITARY STRIKES AGAINST IRANIAN POWER PLANTS AND ENERGY INFRASTRUCTURE FOR A FIVE DAY PERIOD, SUBJECT TO THE SUCCESS OF THE ONGOING MEETINGS AND DISCUSSIONS. THANK YOU FOR YOUR ATTENTION TO THIS MATTER! PRESIDENT DONALD J. TRUMP."
Atau berarti:
“Dengan senang hati saya melaporkan bahwa Amerika Serikat dan Iran telah melakukan pembicaraan yang sangat baik dan produktif selama dua hari terakhir mengenai penyelesaian lengkap dan total permusuhan kita di Timur Tengah,” tulis Trump.
“Berdasarkan isi dan nada pembicaraan yang mendalam, rinci, dan konstruktif ini, yang akan berlanjut sepanjang minggu, saya telah menginstruksikan Departemen Perang untuk menunda semua serangan militer terhadap pembangkit listrik dan infrastruktur energi Iran selama lima hari, dengan syarat keberhasilan pertemuan dan diskusi yang sedang berlangsung. Terima kasih atas perhatian Anda terhadap masalah ini! PRESIDEN DONALD J. TRUMP,” imbuh tulisan itu.
Tidak jelas siapa yang menangani diplomasi antara Amerika Serikat dan Iran, yang telah saling melontarkan ancaman yang semakin agresif untuk meningkatkan konflik dalam beberapa hari terakhir.
Selama ini, Iran juga menegaskan tidak akan pernah melakukan negosiasi dengan Amerika Serikat dan hanya akan mengakhiri perang dengan kekalahan dari para musuh.