Polda NTT menggelar Trilateral Meeting antara Polri, Australian Federal Police (AFP), dan Polícia Nacional de Timor-Leste (PNTL). (Dokumentasi/ Istimewa)
Polda NTT Gandeng Australia dan Timor-Leste Perkuat Keamanan Perbatasan
Silvana Febiari • 7 August 2026 15:47
Kupang: Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) menunjukkan langkah nyata dalam memperkuat keamanan wilayah perbatasan melalui Trilateral Meeting antara Polri, Australian Federal Police (AFP), dan Polícia Nacional de Timor-Leste (PNTL). Pertemuan ini bertujuan mempererat kerja sama tiga negara dalam menghadapi ancaman kejahatan lintas negara.
"Tantangan keamanan di wilayah perbatasan tidak dapat kita hadapi sendiri. Kolaborasi menjadi kunci, terutama dalam pengawasan wilayah perbatasan, pertukaran informasi intelijen, serta penanganan kejahatan transnasional. Posisi strategis NTT menuntut kerja sama yang semakin erat agar keamanan kawasan tetap terjaga dan masyarakat memperoleh perlindungan yang maksimal,” kata Kapolda NTT Irjen Pol Rudi Darmoko, di Kupang, Jumat, 7 Agustus 2026.
Letak geografis NTT yang berbatasan langsung dengan Timor-Leste dan berada di jalur strategis menuju Australia membuat pengamanan perbatasan menjadi tantangan bersama. Oleh karena itu, diperlukan sinergi kuat untuk mencegah potensi kejahatan lintas batas melalui kerja sama yang terkoordinasi.
Komitmen tersebut turut diperkuat dengan kehadiran delegasi AFP yang dipimpin Federal Agent Chad Aston bersama Judy Goldsmith, Sarah Hammond, dan Dalia Das Regas. Sementara delegasi PNTL dipimpin Chief Superintendent Calisto Gonzaga bersama Boavida Ribeiro, Eugenio Pereira, dan Esterlita Gama Soares.
Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap penguatan pengamanan wilayah perbatasan, AFP menyerahkan bantuan sarana operasional kepada Polda NTT berupa sepeda motor, laptop, printer, dan teropong. Bantuan tersebut diharapkan dapat meningkatkan mobilitas personel dan memperkuat efektivitas patroli dan pengawasan di kawasan perbatasan.
.jpeg)
Polda NTT menggelar Trilateral Meeting antara Polri, Australian Federal Police (AFP), dan Polícia Nacional de Timor-Leste (PNTL). (Dokumentasi/ Istimewa)
Usai seremoni pembukaan, delegasi Polri, AFP, dan PNTL melanjutkan rapat teknis membahas penguatan koordinasi, mekanisme pertukaran informasi intelijen, serta langkah operasional bersama dalam menghadapi berbagai ancaman kejahatan lintas negara. Pembahasan tersebut diharapkan mampu mempercepat respons aparat sekaligus memperkuat sistem pengamanan di kawasan Indonesia, Timor-Leste, dan Australia.
”Trilateral Meeting ini menjadi bukti bahwa Polda NTT tidak hanya fokus menjaga keamanan wilayah, tetapi juga aktif membangun kolaborasi internasional demi melindungi masyarakat. Kerja sama ini akan memperkuat deteksi dini, mempercepat pertukaran informasi, dan meningkatkan kapasitas aparat dalam menghadapi berbagai ancaman lintas negara secara lebih efektif,” ungkap Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda NTT, Kombes Pol Henry Novika Chandra.
.jpeg)
Polda NTT menggelar Trilateral Meeting antara Polri, Australian Federal Police (AFP), dan Polícia Nacional de Timor-Leste (PNTL). (Dokumentasi/ Istimewa)
Melalui Trilateral Meeting ini, Polda NTT menegaskan perannya sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan perbatasan Indonesia. Sinergi yang semakin kuat antara Polri, AFP, dan PNTL menjadi fondasi penting untuk mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan lintas negara, memperkuat stabilitas kawasan, serta menghadirkan perlindungan lebih optimal bagi masyarakat.