Waspada Virus Nipah, Tailan dan Nepal Tingkatkan Pengawasan di Bandara

Ilustrasi freepik

Waspada Virus Nipah, Tailan dan Nepal Tingkatkan Pengawasan di Bandara

Putri Purnama Sari • 26 January 2026 16:06

Jakarta: Tailan dan Nepal saat ini masuk dalam status risiko tinggi wabah Virus Nipah, penyakit yang ditularkan melalui kelelawar buah. Menyikapi hal tersebut, kedua negara mulai menerapkan skrining kesehatan di bandara dan wilayah perbatasan.

Langkah ini dilakukan sebagai upaya pencegahan dini guna mengantisipasi potensi penyebaran Virus Nipah lintas negara. Pemeriksaan difokuskan pada pelaku perjalanan internasional, khususnya mereka yang datang dari wilayah dengan tingkat risiko penularan lebih tinggi.

Langkah Pencegahan Thailand dan Nepal

Otoritas kesehatan Tailan dan Nepal memperketat pengawasan dengan melakukan pemeriksaan suhu tubuh, pemantauan gejala, serta pengecekan riwayat perjalanan penumpang.

Petugas medis juga disiagakan untuk melakukan tindakan lanjutan apabila ditemukan indikasi yang mengarah pada infeksi Virus Nipah. Skrining ini menjadi bagian dari protokol kesiapsiagaan kesehatan untuk mencegah masuknya penyakit menular berbahaya melalui jalur transportasi internasional.

Apa Itu Virus Nipah?

Virus Nipah merupakan penyakit zoonosis yang dapat menular dari hewan ke manusia, terutama melalui kontak dengan hewan terinfeksi atau konsumsi makanan yang terkontaminasi. Dalam kondisi tertentu, virus ini juga dapat menular antar manusia.

Infeksi Virus Nipah tergolong serius karena dapat menyebabkan gangguan pernapasan hingga peradangan otak atau ensefalitis, dengan tingkat kematian yang cukup tinggi.

Dilansir dari Bangkok Post, ahli virologi Universitas Chulalongkorn, Yong Poovorawan, menyebut bahwa Virus Nipah pertama kali terdeteksi pada 1998–1999. Wabah terbesar terjadi di Malaysia sebelum menyebar ke Singapura. Saat itu, tercatat 265 orang terinfeksi, dengan 108 di antaranya meninggal dunia.
 

Gejala Virus Nipah

Gejala awal Virus Nipah umumnya meliputi:
  • Demam
  • Sakit kepala
  • Nyeri otot
  • Mual dan muntah
Pada kondisi yang lebih berat, penderita dapat mengalami gangguan pernapasan, kebingungan, kejang, hingga penurunan kesadaran.

Pentingnya Kewaspadaan Global

Penerapan skrining di bandara dan perbatasan oleh Tailan dan Nepal menunjukkan pentingnya kewaspadaan global terhadap penyakit menular.

Tingginya mobilitas manusia antarnegara meningkatkan risiko penyebaran penyakit lintas wilayah, sehingga deteksi dini menjadi langkah krusial dalam pencegahan.

Masyarakat diimbau untuk tetap tenang namun waspada, menjaga kebersihan diri, serta segera memeriksakan kesehatan apabila mengalami gejala mencurigakan setelah melakukan perjalanan.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Arga Sumantri)