Bangkai KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di perairan Masalembo, Laut Jawa. Istimewa
Operasi SAR KM Virgo Transport 8 Terkendala Gelombang hingga 2,5 Meter
Whisnu Mardiansyah • 15 September 2026 15:41
Jakarta: Operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) terhadap korban tenggelamnya KM Virgo Transport 8 masih menghadapi kendala cuaca di lokasi kejadian. Gelombang laut mencapai 2,5 meter, sementara kecepatan angin berada pada kisaran 20–30 knot.
Komandan Gugus Keamanan Laut Koarmada 2 Laksamana Pertama TNI Edy Setiawan mengatakan kondisi tersebut menjadi tantangan dalam proses evakuasi dan penyelamatan korban KM Virgo Transport 8.
“Saat ini bisa kami sampaikan bahwasannya kondisi cuaca di lokasi, khususnya di posisinya dari KMP Virgo Transport 8, cuacanya memang cerah, agak tapi tinggi gelombang berkisar antara 1,5 sampai dengan 2,5 meter," kata Edy kepada Metro TV, Selasa, 15 September 2026.
Selanjutnya kata dia, angin itu bertiup dari Tenggara dengan cepat 20 sampai dengan 30 knots. Ditambah kekuatan arus dari ke Barat sampai dengan Barat Laut cepat 0,5 sampai dengan 1,5 knots. Berdasarkan pengamatan langsung di lokasi dari KRI I Gusti Ngurah Rai, hampir seluruh badan kapal telah berada di bawah permukaan laut.
“Dengan kondisi cuaca saat ini agak menyulitkan kita menurunkan tim Kopaska atau tim penyelam kita. Karena posisi saat ini, KMP Virgo Transport 8, hampir 95 persen bodi kapalnya itu sudah berada di bawah air," kata Edy.

KM Virgo Transport 8 oleng sebelah kiri sebelum tenggelam. Foto: Tangkapan layar dari Instagram Metro TV.
Edy menjelaskan kedalaman laut di lokasi kapal berada pada kisaran 21–25 meter. Sementara itu, panjang KM Virgo Transport 8 mencapai 116 meter. Kondisi tersebut menjadi dasar pengamatan mengenai posisi bagian buritan kapal yang diperkirakan telah mencapai dasar laut.
"Saya memprediksi bahwasannya buritan atau bagian belakang kapalnya sudah menancap di dasar laut. Kemudian juga angin 25 sampai dengan 30 knots juga gelombang yang cukup tinggi, itu menyulitkan tantangan bagi kita," tutupnya.