Pengendara motor yang mengalami kecelakaan dibawa ke Rumah Sakit Hermina Ciputat untuk mendapatkan penanganan medis, Senin (20/7/2026). ANTARA/HO-Humas Polsek Ciputat Timur.
Diduga Mengantuk Usai Nobar Piala Dunia, Pemotor Kecelakaan di Flyover Ciputat
Fachri Audhia Hafiez • 20 July 2026 11:24
Tangerang Selatan: Pengendara motor berpelat nomor B 6162 ZXB mengalami kecelakaan tunggal di atas Flyover Ciputat, Jalan Ir. H. Juanda, Ciputat, Tangerang Selatan, pada Senin pagi, 20 Juli 2026. Insiden tersebut diduga terjadi akibat korban mengantuk usai
nonton bareng (nobar) final Piala Dunia 2026.
"Peristiwa terjadi sekira pukul 04.50 WIB. Berdasarkan hasil klarifikasi, korban mengaku mengantuk berat karena baru saja selesai nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia," kata Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar Sodiq saat dikonfirmasi di Tangerang Selatan, dilansir Antara, Senin, 20 Juli 2026.
Bambang menjelaskan kecelakaan bermula saat korban HM, 43, warga Petamburan, Jakarta Pusat, melaju dari arah Ciputat menuju Jakarta. Sesampainya di atas flyover, korban hilang kendali akibat rasa kantuk.
"Sepeda motor berwarna merah yang dikendarainya kemudian oleng dan terjatuh ke sisi kiri jalan," ucap Bambang.
Akibat insiden tersebut, korban mengalami luka di bagian kepala dan lengan kiri. Warga sekitar langsung membantu mengevakuasi korban untuk mendapatkan perawatan medis.
.jpg)
Ilustrasi kecelakaan. Foto: Dok. Istimewa.
Korban dilarikan menggunakan ambulans ke Rumah Sakit Hermina Ciputat dalam kondisi sadar. Sementara itu, sepeda motornya mengalami kerusakan parah di bodi depan.
Kepolisian dari Polsek Ciputat Timur telah mendatangi TKP, mendata saksi, mengamankan barang bukti, serta mengecek kondisi korban di rumah sakit. Bambang mengimbau para pengendara untuk tidak memaksakan diri berkendara saat lelah.
"Jika kondisi tubuh dalam keadaan lelah atau mengantuk, terutama setelah beraktivitas malam seperti menonton pertandingan sepak bola, pengendara disarankan untuk beristirahat terlebih dahulu demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan di jalan raya," tutur Bambang.