Menaker Perkuat Ekosistem MagangHub, Begini Caranya

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli. Foto: Dok Kemanaker

Menaker Perkuat Ekosistem MagangHub, Begini Caranya

Eko Nordiansyah • 7 July 2026 13:50

Jakarta: Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memperkuat kualitas dan ekosistem Magang Nasional (MagangHub) 2026 yang transparan dan efektif melalui penguatan tata kelola serta kolaborasi lintas sektor.

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengatakan upaya tersebut melibatkan kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, perguruan tinggi, serta perluasan kemitraan dengan dunia usaha dan dunia industri yang memiliki daya serap tenaga kerja tinggi.

“Kami akan melakukan penguatan tata kelola MagangHub melalui kurikulum berbasis kebutuhan industri, standarisasi kualitas pembimbing (mentor), dan evaluasi ketat terhadap perusahaan penyelenggara,” ujar Menaker dalam keterangannya di Jakarta, dikutip dari Antara, Selasa, 7 Juli 2026.

Selain memperkuat tata kelola, Kemnaker juga akan meningkatkan fungsi pengawasan dan pembinaan guna memastikan seluruh penyelenggara mematuhi ketentuan yang berlaku.

Yassierli menilai, langkah ini dilakukan untuk menjamin perlindungan hak-hak peserta sekaligus menjaga kualitas penyelenggaraan MagangHub.



(Ilustrasi. Foto: Dok istimewa)

Perluas sebaran program Magang Nasional

Lebih lanjut, Menaker mengatakan pada program Magang Nasional 2026, pemerintah juga berkomitmen untuk memperluas sebaran lokasi penyelenggaraan serta diversifikasi sektor industri agar manfaat MagangHub dapat dirasakan lebih merata oleh generasi muda di seluruh wilayah Indonesia.

Ia juga mengatakan sebagai bagian dari penguatan kualitas program, program ini ke depan akan diintegrasikan dengan sistem sertifikasi kompetensi kerja.

“Integrasi dengan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) ini diperlukan agar peserta memperoleh sertifikat kompetensi yang diakui secara nasional, sehingga memberikan nilai tambah yang nyata saat mereka memasuki dunia kerja,” kata Menaker Yassierli.

Sementara itu, pelaksanaan Magang Nasional tahun ini ditargetkan mampu menampung 150 ribu orang peserta yang merupakan lulusan baru (fresh graduate) perguruan tinggi.

Kuota peserta pada periode (batch) pertama dari Magang Nasional 2026 adalah sebanyak 50 ribu orang, dengan pendaftarannya akan dibuka pada 15-28 Juli 2026.

(Eko Nordiansyah)