Peta aktivitas gempa bumi di laut pada jarak 107 kilometer arah Barat Laut Pulau Doi, Kepulauan Talaud, Maluku Utara, Selasa (7/7/2026) ANTARA/HO-Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG
BMKG Pastikan Gempa M 5,5 di Talaud Tak Picu Tsunami, Warga Diminta Tenang
Whisnu Mardiansyah • 7 July 2026 18:05
Talaud: Gempa tektonik dangkal berkekuatan M5,5 mengguncang Kepulauan Talaud, perbatasan Sulawesi Utara-Maluku Utara. BMKG menyatakan gempa ini akibat subduksi lempeng Laut Maluku.
"Gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi lempeng Laut Maluku dengan kedalaman mencapai 40 kilometer," kata Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, di Jakarta, seperti dilansir Antara, Selasa, 7 Juli 2026.
Episenter gempa terletak pada koordinat 3,21° LU dan 127,47° BT, atau tepatnya di laut pada jarak 107 kilometer arah barat laut Pulau Doi, Halmahera Utara. BMKG memastikan gempa ini tidak berpotensi tsunami.
Getaran dirasakan di Naha dengan skala II-III MMI, seperti truk berlalu. Di Tobelo, skala II MMI terasa oleh beberapa orang, benda ringan bergoyang.
"Hasil analisis lebih lanjut terhadap mekanisme sumber menunjukkan gempa bumi tektonik di Laut Maluku ini memiliki karakteristik pergerakan geser naik atau oblique thrust fault," ujarnya.
Hingga pukul 14.30 WIB, belum ada gempa susulan. Masyarakat diimbau tetap tenang, tidak percaya isu tak bertanggung jawab, dan menjauhi bangunan retak.