Perbaikan Jalur Mudik Lebaran di Temanggung Ditarget Rampung 14 Maret

Ilustrasi- Perbaikan jalan Pantura Demak - Kudus. Metrotvnews.com/ Rhobi Shani.

Perbaikan Jalur Mudik Lebaran di Temanggung Ditarget Rampung 14 Maret

Lukman Diah Sari • 10 March 2026 09:14

Temanggung: Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Pemerintah Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, mulai melakukan pemeliharaan rutin sejumlah ruas jalan menjelang arus mudik Lebaran 1447 H. Pemeliharaan jalan itu ditarget selesai pada 14 Maret 2026. 

"Pekerjaan tersebut sebenarnya telah dimulai sejak satu minggu sebelum bulan puasa dengan fokus pada jalur-jalur yang diperkirakan menjadi lintasan utama pemudik," kata Kabid Bina Marga DPUPR Kabupaten Temanggung Khamim Gunadi di Temanggung, Selasa, 10 Maret 2026, melansir Antara.

Dia menyampaikan perbaikan diprioritaskan pada ruas-ruas jalan yang masuk jalur mudik maupun akses menuju pusat kota dan kawasan wisata. Khamim mengungkap anggaran belanja bahan yang digunakan untuk pemeliharaan jalan menjelang arus mudik dan arus balik lebaran tahun ini sekitar Rp1,6 miliar.

"Pemeliharaan rutin jelang Lebaran sebenarnya sudah kami mulai sejak satu minggu sebelum puasa. Ada beberapa ruas yang kami kejar, terutama yang menjadi jalur mudik," ujar dia.

Kabid Bina Marga DPUPR Kabupaten Temanggung Khamim Gunadi menjawab pertanyaan pers di Temanggung, Senin (9/3/2026). (ANTARA/Heru Suyitno)

Khamim mengungkap, di wilayah Parakan, sejumlah ruas yang diperbaiki antara lain Jalan Letnan Suwaji, Jalan Bambu Runcing, serta Jalan Kosasih. Sementara itu di wilayah Unit Pelaksana Teknis (UPT) Parakan juga dilakukan penanganan di ruas Kedu–Tegong. Kemudian di wilayah UPT Temanggung, pekerjaan dilakukan di beberapa titik seperti ruas Geneng–Maron, Jalan Kadar, serta jalan tembus di samping STM yang terhubung dengan Jalan Kadar.

Selain itu, perbaikan gorong-gorong berlubang di depan kompleks Sekretariat Daerah juga telah diselesaikan. Sebelum puasa, perbaikan juga dilakukan di ruas Jalan Suyoto setelah adanya laporan kerusakan gorong-gorong.

Gorong-gorong sepanjang sekitar tujuh meter tersebut dibongkar dan dibangun kembali secara menyeluruh. Penanganan juga dilakukan di Jalan Suprapto yang merupakan jalan kabupaten, serta di Jalan DI Panjaitan.

Selanjutnya, di wilayah UPT Kranggan, pemeliharaan dilakukan di ruas Kranggan–Kaloran, penanganan jalan di sekitar Pingit–Wonokerso, serta ruas Ngipik–Medono. Kemudian di wilayah Tembarak, pekerjaan dilakukan di ruas Setugu–Jlamprang.

Saat ini, penanganan masih berlangsung di wilayah UPT Kandangan, antara lain pada ruas Kedu–Tegong. Ke depan, perbaikan juga direncanakan di ruas Muntung–Jumo serta Ngadirejo–Tegong.  Untuk jalur mudik di wilayah tersebut, ruas Kandangan–Dakaran sepanjang sekitar 1,2 kilometer telah selesai diperbaiki.

Pihaknya menyebutkan, sebagian besar jalan yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi sudah dalam kondisi mantap. Namun demikian, masih diperlukan koordinasi dengan pihak terkait untuk perbaikan beberapa titik jalan nasional yang melintas di wilayah Temanggung, khususnya di ruas Temanggung–Kedu–Parakan yang masih terdapat lubang.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)