Presiden Filipina dalam pertemuan KTT ASEAN di Cebu, Filipina. Foto: ASEAN
KTT ASEAN ke-48 Dibuka, Filipina Tekankan Solidaritas Kawasan
Muhammad Reyhansyah • 8 May 2026 13:54
Cebu: Presiden Filipina Ferdinand R. Marcos Jr. menyerukan para pemimpin Asia Tenggara untuk tetap bersatu dan tangguh di tengah meningkatnya ketidakpastian geopolitik dan ekonomi saat secara resmi membuka Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 ASEAN dan pertemuan terkait di Cebu pada Jumat, 8 Mei 2026.
Berbicara di hadapan para pemimpin ASEAN di Mactan Expo Center, Marcos mengatakan kawasan tengah menghadapi "momen penentu" ketika konflik dan gangguan global terus memengaruhi ekonomi, mata pencaharian, dan stabilitas regional.
"Pekerjaan ASEAN harus terus berjalan, bukan meski ada tantangan, tetapi karena zaman menuntut jawaban kita terhadap tantangan tersebut," lanjutnya.
Marcos mengatakan Filipina menyesuaikan penyelenggaraan ASEAN tahun ini dengan mengurangi kegiatan yang tidak penting dan memindahkan sebagian pertemuan ke format daring sebagai respons terhadap meningkatnya tekanan energi dan ekonomi akibat konflik di Timur Tengah.
Meski melakukan penyesuaian, ia menegaskan ASEAN tetap berkomitmen mempertahankan kerja sama dan menyelaraskan respons kawasan melalui pertemuan para menteri luar negeri serta forum ekonomi, pertanian, dan energi.
Presiden Filipina itu juga menekankan kekuatan ASEAN terletak pada persatuan dan kerja sama, terutama di tengah ketidakpastian.
"Karena ASEAN selalu memperoleh kekuatannya bukan dari keseragaman, tetapi dari persatuan," ujarnya.
Para Pemimpin ASEAN Hadir di Cebu
Marcos bersama Ibu Negara Liza Araneta-Marcos menyambut para pemimpin ASEAN dan pasangan mereka saat tiba di lokasi KTT.Di antara pemimpin yang hadir adalah Sultan Brunei Darussalam Hassanal Bolkiah, Perdana Menteri Kamboja Hun Manet, Presiden Prabowo Subianto, Perdana Menteri Laos Sonexay Siphandone, Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim, Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong, Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul, Perdana Menteri Timor Leste Xanana Gusmão, dan Perdana Menteri Vietnam Lê Minh H?ng.
Myanmar diwakili oleh Sekretaris Tetap Kementerian Luar Negeri U Hau Khan Sum.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun Google News Metrotvnews.com