Cuaca Ekstrem di Nganjuk, BNPB: 62 Rumah Rusak

Rumah warga rusak setelah diterjang angin kencang di Kecamatan Wilangan, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Foto: BPBD Kabupaten Nganjuk

Cuaca Ekstrem di Nganjuk, BNPB: 62 Rumah Rusak

Lukman Diah Sari • 8 April 2026 11:47

Jakarta: Bencana hidrometeorologi akibat cuaca ekstrem terjadi di Kecamatan Wilangan, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, pada Senin sore, 6 April 2026. Cuaca ekstrem berupa hujan deras dan angin kencang itu menyebabkan puluhan rumah rusak serta pohon tumbang.

"Petugas segera diturunkan untuk melakukan pendataan dan penanganan darurat di lokasi kejadian," ujar Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari, dalam keterangan resmi, Rabu, 8 April 2026.


Rumah warga rusak setelah diterjang angin kencang di Kecamatan Wilangan, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Foto: BPBD Kabupaten Nganjuk

Abdul mengungkap, sebanyak 41 rumah rusak di Desa Ngadipiro dan 21 rumah di Desa Wilangan. Sebagian besar mengalami kerusakan di bagian atap rumah.

"Selain itu, satu fasilitas Tempat Pemakaman Umum (TPU) terdampak akibat pohon tumbang," ungkap dia.

BPBD Kabupaten Nganjuk bersama warga bergotong royong melakukan perbaikan rumah dan evakuasi pohon tumbang. BNPB mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem pada masa peralihan musim hujan ke kemarau, seperti angin kencang, hujan ekstrem, puting beliung, banjir, dan gelombang tinggi.

Masyarakat diharapkan menyiapkan tas siaga bencana dan rencana darurat sebagai langkah kesiapsiagaan. Masyarakat yang tinggal di bantaran sungai diimbau untuk memantau ketinggian muka air secara berkala. Apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi dalam durasi lama, disarankan melakukan evakuasi mandiri serta terus memantau informasi dari sumber resmi dan tepercaya, seperti BNPB, BPBD, dan BMKG.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)