3 Pesawat Dikerahkan untuk Modifikasi Cuaca di Riau

Persiapan operasi modifikasi cuaca oleh pesawat BNPB di Provinsi Riau dengan menyemai garam di awan yang potensial. ANTARA/HO-Pemprov Riau

3 Pesawat Dikerahkan untuk Modifikasi Cuaca di Riau

Whisnu Mardiansyah • 21 April 2026 17:42

Pekanbaru: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kementerian Kehutanan (Kemenhut), serta Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengerahkan tiga unit pesawat untuk melakukan kegiatan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Provinsi Riau.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar) Riau, Jim Gafur, mengatakan kegiatan OMC terus dilaksanakan untuk membasahi lahan guna mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla). 

"Saat ini sudah ada tiga pesawat yang melakukan kegiatan OMC di Riau, yakni dua pesawat dari BNPB dan satu pesawat dari Kemenhut yang berkolaborasi dengan BMKG," kata Gafur di Pekanbaru seperti dilansir Antara, Selasa, 21 April 2026.

Pesawat pertama yang digunakan untuk kegiatan OMC di Riau adalah jenis Cessna C208 PK-JVH milik BNPB. Pesawat ini sudah 21 hari melaksanakan OMC di Riau dengan total 43 kali sortie atau penerbangan dan jumlah garam yang disemai sebanyak 43 ton.
 


Pesawat kedua yakni jenis THRUSH S2R-T34 PK-KHH juga dari BNPB. Pesawat ini sudah 11 hari melakukan OMC di Riau dengan 10 kali sortie dan total garam yang disemai sebanyak 10 ton.

Selanjutnya pesawat Cassa 212-200 A-2107 dari Kemenhut dan BMKG. Pesawat ini sudah empat hari melakukan OMC dengan total enam kali sortie dan garam yang disemai sebanyak 4,8 ton.


Ilustrasi-Karhutla di Natuna pada Maret 2026. ANTARA/Muhamad Nurman

"OMC akan terus dilaksanakan di Riau ketika ada awan potensial. Baik itu siang ataupun malam hari," sebutnya.

Kegiatan OMC kali ini merupakan kegiatan tahap kedua. Sebelumnya, kegiatan serupa juga telah dilakukan pada awal Februari lalu.

"OMC difokuskan di daerah pesisir timur Riau, yakni di wilayah Kabupaten Bengkalis, Indragiri Hilir, Siak, Pelalawan, dan Kota Dumai," ujarnya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Whisnu M)