Direktur Registrasi dan Identifikasi (Regident) Korlantas Polri, Brigadir Jenderal Wibowo. Dokumentasi/ istimewa
Ditregident Korlantas Polri Perkuat Inovasi Digital
Deny Irwanto • 23 January 2026 05:20
Jakarta: Direktorat Registrasi dan Identifikasi Korps Lalu Lintas (Ditregident Korlantas) Polri bertekad memperkuat inovasi digital tahun ini guna memberikan pelayanan terbaik dan Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan) kepada masyarakat.
Direktur Registrasi dan Identifikasi (Regident) Korlantas Polri, Brigadir Jenderal Wibowo, mengatakan saat ini sejumlah inovasi konkret telah dan terus dikembangkan, di antaranya penerapan e-BPKB atau BPKB elektronik, digitalisasi data kendaraan bermotor, integrasi sistem registrasi dan identifikasi secara nasional, serta penguatan layanan online dan berbasis aplikasi.
"Melalui e-BPKB dan integrasi data regident, validitas data semakin kuat, potensi pemalsuan dapat ditekan, dan pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih cepat serta transparan. Ini merupakan wujud nyata transformasi digital regident Polri," kata Wibowo seperti dilansir Antara, Kamis, 22 Januari 2025.
Baca Juga :
Menteri Mukhtarudin-Kapolri Perkuat Perlindungan PMI, Fokus Berantas Jalur Ilegal

Direktur Registrasi dan Identifikasi (Regident) Korlantas Polri, Brigadir Jenderal Wibowo. Dokumentasi/ istimewa
Memasuki tahun 2026, Wibowo mengatakan kebijakan dan inovasi digital akan difokuskan pada pelayanan yang profesional, humanis, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Komitmen ini selaras dengan kebijakan Kepala Korlantas Polri Inspektur Jenderal Agus Suryonugroho yang menekankan pentingnya digitalisasi dan inovasi berkelanjutan dalam pelayanan lalu lintas.
Selain itu, komitmen ini sejalan dengan arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo terkait percepatan reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik Polri.
"Ditregident Korlantas Polri siap menjadi garda terdepan dalam mendukung kebijakan pimpinan Polri, menghadirkan pelayanan regident yang modern, presisi, dan terpercaya, serta mampu menjawab tantangan pelayanan publik di era digital," ujarnya.