Ilustrasi hujan. Foto: Dok. Antara.
Dampak El Nino, BMKG: Musim Hujan di Bengkulu Mundur hingga Oktober
Lukman Diah Sari • 3 September 2026 10:27
Bengkulu: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi awal musim hujan di Provinsi Bengkulu akan mengalami kemunduran dan baru mulai pada Dasarian III Oktober 2026. Hal ini dipicu oleh fenomena El Nino yang masih berintensitas kuat.
“Kalau kita lihat indeks El Nino, masih 2,2 atau plus 2,2, artinya El Nino intensitasnya masih kuat sehingga musim kemarau kita menjadi lebih panjang,” kata Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Bengkulu, Luhur Tri Uji Prayitno, di Bengkulu, Kamis, 3 September 2026, melansir Antara.
Berdasarkan data klimatologi periode 1991–2010, musim hujan di Bengkulu secara normal biasanya mulai terjadi pada akhir September. Namun, dampak El Nino membuat masa kemarau berlangsung lebih panjang sehingga pergeseran musim tidak dapat dihindari.
"Yang tadinya secara normal berdasarkan data 1991-2010 musim hujan kita pada akhir September sudah mulai, namun karena ada *El Nino* sehingga musim hujan kita akan menjadi mundur, 3 atau 4 dasarian,” terang Luhur.

Kepala BMKG Bengkulu Luhur Tri Uji Prayitno di Bengkulu, Kamis. ANTARA/Boyke Ledy Watra
Dengan perkiraan musim hujan yang baru tiba pada Dasarian III Oktober 2026, ia mengimbau masyarakat agar bersiap menghadapi periode kemarau yang lebih panjang dari biasanya.
Selain itu, kemarau yang berkepanjangan ini juga menuntut kewaspadaan tinggi dari seluruh pihak karena berpotensi memicu peningkatan kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah-wilayah rawan.