Trump Ancam Akan Segera Serang Gunung Pickaxe Iran

Presiden AS Donald Trump. (Anadolu Agency)

Trump Ancam Akan Segera Serang Gunung Pickaxe Iran

Willy Haryono • 5 September 2026 16:48

Washington: Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengancam akan menyerang fasilitas Iran di Gunung Pickaxe dalam waktu dekat.

Di saat yang sama, Trump menyebut konflik yang sedang berlangsung dengan Teheran sebagai “small potatoes” atau masalah kecil bagi AS.

Ketika ditanya apakah konfrontasi tersebut dapat disebut sebagai perang, Trump memilih istilah “konflik militer."

“Banyak orang tidak menyebutnya perang. Saya menyebutnya konflik militer karena ini adalah small potatoes bagi kami. Ini bukan masalah besar,” kata Trump kepada wartawan di Oval Office, Jumat, 4 September 2026.

Trump mengatakan AS saat ini melakukan “serangan secara berkala” (intermittent strikes) terhadap Iran. Dia juga mengklaim tidak ada pertempuran aktif selama beberapa hari sebelum serangan terbaru AS yang menargetkan sistem radar Iran.

“Kami tidak sedang bertempur sekarang. Tidak ada pertempuran,” ujar Trump, dikutip dari Anadolu Agency.

Menurut Trump, AS mengendalikan lalu lintas melalui Selat Hormuz sekaligus terus menyerang kemampuan militer Iran.

Trump mengklaim AS telah menghancurkan radar, pesawat, dan berbagai sistem Iran yang melindungi jalur strategis tersebut. Dia juga mengatakan kapal penyapu ranjau AS telah membersihkan ranjau dari Selat Hormuz.

Trump Klaim Iran Tak Akan Miliki Senjata Nuklir

Trump juga kembali mengklaim bahwa intervensi AS telah mencegah Iran mengembangkan senjata nuklir dan melindungi Israel serta kawasan Timur Tengah yang lebih luas.

“Mereka tidak akan memiliki senjata nuklir. Itulah yang kami lakukan,” kata Trump.

Trump memperingatkan Iran bahwa kepemilikan senjata nuklir dapat mengancam keberlangsungan hidup pihak lain.

“Mereka tidak akan memiliki senjata nuklir karena jika mereka memilikinya, Anda mungkin tidak akan berdiri di sini dalam waktu lama,” ujarnya.

Mengenai Gunung Pickaxe, Trump mengatakan AS dapat melancarkan serangan terhadap fasilitas tersebut dalam waktu dekat.

“Kami mungkin akan menyerang Pickaxe dalam waktu dekat,” kata Trump, seraya mengklaim AS mengetahui “setiap orang yang bergerak di Pickaxe” maupun di berbagai wilayah Iran.

Trump Klaim AS Sudah Capai Tujuan Utama

Saat ditanya kapan konflik akan berakhir, Trump mengaku tidak dapat memberikan perkiraan waktu. Namun, dia menilai AS telah mencapai tujuan utamanya dalam konflik tersebut.

“Kami sudah memenangkan hal yang besar: tidak akan ada senjata nuklir,” kata Trump.

Trump juga mengatakan bahwa jika AS menarik diri dari konflik saat ini, Iran membutuhkan waktu sekitar 25 tahun untuk membangun kembali negaranya.

Pernyataan Trump tersebut disampaikan ketika serangan dan ketegangan antara AS dan Iran masih berlangsung, sementara Selat Hormuz tetap menjadi salah satu titik strategis utama dalam konflik tersebut.

Baca juga: Trump Sebut Perang Iran ‘Masalah Kecil’ di Bulan Ketujuh Konflik

(Willy Haryono)