Presiden Prabowo Subianto bersama Presiden Rusia Vladimir Putin di Eastern Economy Forum (EEF) Vladivostok, Rusia. Foto: BPMI Setpres
Di Rusia, Prabowo Ungkap Makan Bergizi Gratis sebagai Pemenuhan Kebutuhan Dasar
Muhammad Reyhansyah • 3 September 2026 16:53
Vladivostok: Presiden Prabowo Subianto menjelaskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan bagian dari upaya Pemerintah Indonesia memastikan pembangunan memberikan manfaat langsung bagi kehidupan masyarakat.
Hal itu disampaikan Prabowo saat memberikan pidato pembukaan Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 di Vladivostok, Rusia, Kamis, 3 September 2026.
Baca Juga :
EEF ke-11, Presiden Prabowo Dorong Perdagangan RI-Rusia Naik Dua Kali Lipat
Prabowo mengatakan pembangunan tidak seharusnya hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari perubahan yang dirasakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
"Pada akhirnya, pembangunan harus diukur dari kehidupan keluarga sehari-hari. Apakah anak-anak kita mendapatkan makanan bergizi? Apakah petani mendapatkan pupuk dan dapat menjual hasil panennya dengan harga yang adil? Apakah anak muda kita mendapatkan pekerjaan yang produktif? Apakah listrik mencapai desa-desa kita?" ujar Prabowo, dikutip dari siaran langsung yang diunggah Viory.
Menurut Prabowo, pemenuhan kebutuhan dasar tersebut menjadi bagian dari alasan pemerintah menjalankan program makanan bergizi gratis.
"Inilah sebabnya Indonesia menyediakan makanan bergizi gratis bagi seluruh anak-anak kami dan ibu-ibu mereka yang sedang hamil," kata Prabowo.
Prabowo menempatkan program tersebut dalam kerangka pembangunan yang lebih luas, yakni memperkuat ketahanan pangan sekaligus membangun kemandirian nasional.
Dia mengatakan pembangunan ketahanan pangan dan swasembada energi merupakan bagian dari upaya membangun fondasi kemandirian jangka panjang. Kebijakan tersebut juga diikuti dengan hilirisasi untuk menciptakan keterampilan industri dan lapangan pekerjaan di dalam negeri.
"Ketika kami membangun ketahanan pangan, ketika kami membangun swasembada energi, ketika kami melakukan hilirisasi untuk menciptakan keterampilan industri dan pekerjaan, kami sedang membangun fondasi bagi kemandirian jangka panjang," ujar Prabowo.
Dalam kesempatan yang sama, Prabowo turut menjelaskan pentingnya penguatan sektor pangan sebagai bagian dari agenda pembangunan Indonesia.
Dia menyebut kerja sama di bidang pangan dapat mencakup teknologi pertanian, benih, peternakan, mekanisasi pertanian, pengolahan pangan, hingga produksi pupuk bersama.
Menurut Prabowo, penguatan sektor tersebut diperlukan untuk meningkatkan kemampuan Indonesia memenuhi kebutuhan pangan sekaligus mendukung kesejahteraan masyarakat.
Dengan demikian, Prabowo menempatkan penyediaan makanan bergizi gratis sebagai salah satu wujud konkret dari orientasi pembangunan yang menurutnya harus kembali pada kebutuhan masyarakat sehari-hari.