Iran Klaim Gempur Posisi AS dan Israel dalam Gelombang Serangan Balasan ke-87

Sejumlah rudal dari Iran terlihat di atas langit Yerusalem. (Anadolu Agency)

Iran Klaim Gempur Posisi AS dan Israel dalam Gelombang Serangan Balasan ke-87

Willy Haryono • 31 March 2026 16:00

Teheran: Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menyatakan telah menyerang sejumlah target militer Amerika Serikat dan Israel dalam gelombang serangan balasan ke-87.

Rentetan serangan tersebut merupakan bagian dari operasi militer yang disebut Operation True Promise 4.

Dalam pernyataannya, IRGC menyebut serangan dilakukan menggunakan rudal balistik dan drone kamikaze. Target yang disasar meliputi pusat komando, hanggar drone, gudang senjata, serta lokasi persembunyian personel militer dan pilot.

“Serangan ini secara efektif menghantam pusat kendali, hanggar drone, dan posisi militer Amerika-Zionis di berbagai wilayah,” ucap pihak IRGC, dikutip dari media Press TV, Senin, 30 Maret 2026. Pernyataan itu menegaskan bahwa operasi masih terus berlangsung secara bertahap.

Serangan dilaporkan menargetkan lima pangkalan militer AS di kawasan serta sejumlah wilayah di Israel. Beberapa lokasi yang disebut antara lain Haifa, Tel Aviv, dan Be’er Sheva.

Selain itu, IRGC menegaskan bahwa seluruh basis militer AS dan pusat keamanan Israel di kawasan merupakan target sah. Pernyataan ini menandakan eskalasi konflik yang terus meningkat.

IRGC juga mengecam serangan Israel terhadap fasilitas desalinasi air di Kuwait. Mereka menyebut tindakan tersebut tidak manusiawi dan melanggar hukum internasional.

Ketegangan di kawasan meningkat sejak serangan udara AS dan Israel ke Iran pada 28 Februari. Iran kemudian meluncurkan operasi balasan dengan serangan rudal dan drone ke berbagai target strategis di kawasan. (Keysa Qanita)

Baca juga:  Iran Klaim Tembak Jatuh Lima Drone Hermes di Wilayah Selatan

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Willy Haryono)