Kapan Piala Dunia 2026 Dimulai? Ini Jadwal dan Format Terbarunya

Ilustrasi Piala Dunia 2026. Foto: FIFA.

Kapan Piala Dunia 2026 Dimulai? Ini Jadwal dan Format Terbarunya

Putri Purnama Sari • 1 April 2026 15:01

Jakarta: Piala Dunia 2026 akan segera bergulir. Ajang pertandingan sepak bola terbesar di dunia ini akan resmi digelar mulai 11 Juni hingga 19 Juli 2026. Turnamen sepak bola dunia ini menjadi salah satu yang paling dinantikan oleh para pecinta bola dari berbagai negara.

Piala Dunia 2026 menghadirkan banyak perubahan besar, mulai dari jumlah peserta hingga lokasi penyelenggaraan yang untuk pertama kalinya melibatkan tiga negara sekaligus.

Tiga Negara Jadi Tuan Rumah

Adapun, tiga negara yang menjadi tuan rumah Piala Dunia 2026 adalah Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Kolaborasi ini menjadi sejarah baru dalam penyelenggaraan Piala Dunia karena sebelumnya turnamen hanya digelar di satu atau dua negara saja.

Diikuti 48 Tim Nasional dari Seluruh Dunia

Berbeda dari edisi sebelumnya, Piala Dunia 2026 akan diikuti oleh 48 tim nasional dari seluruh dunia. Jumlah ini meningkat dari sebelumnya yang hanya 32 tim.

Dengan format baru ini, akan ada lebih banyak pertandingan, lebih banyak negara berkesempatan tampil, serta kompetisi diprediksi semakin sengit. Format ini juga membuka peluang lebih besar bagi negara-negara berkembang dalam dunia sepak bola untuk tampil di panggung dunia.
 

Daftar 48 Tim Negara yang Lolos Piala Dunia

  • Tuan rumah: Amerika, Kanada, dan Meksiko
  • Eropa: Inggris, Prancis, Kroasia, Portugal, Norwegia, Austria, Belgia, Jerman, Belanda, Skotlandia, Spanyol, Swiss, Swedia, Turki, Rep. Ceko, Bosnia dan Herzegovina.
  • Asia: Australia, Iran, Jepang, Yordania, Korea Selatan, Qatar, Arab Saudi, Uzbekistan.
  • Afrika: Aljazair, Cape Verde, Pantai Gading, Mesir, Ghana, Maroko, Senegal, Afrika Selatan, Tunisia.
  • Amerika Selatan: Argentina, Brasil, Kolombia, Ekuador, Paraguay, Uruguay.
  • Oseania: Selandia Baru.
  • Concacaf: Panama, Curacao, Haiti.
  • Playoff Interkontinental: Kongo dan Irak.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Arga Sumantri)