Pemeriksaan Hewan Kurban di Lombok Timur Dilakukan Dua Tahap

Ilustrasi hewan kurban. (Dokumentasi/ Istimewa)

Pemeriksaan Hewan Kurban di Lombok Timur Dilakukan Dua Tahap

Silvana Febiari • 4 May 2026 15:40

Lombok Timur: Pemerintah Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) menerjunkan petugas pemeriksaan hewan kurban di 21 kecamatan. Upaya ini dilakukan dalam rangka menjamin daging kurban pada Hari Raya Iduladha 1447 hijriah yang aman, sehat, utuh dan halal (ASUH).

"Untuk pemeriksaan dilakukan dua tahap yaitu ante mortem (pemeriksaan hewan sebelum) dipotong di kandang ternak maupun kandang kumpul," kata Sekretaris Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Lombok Timur drh. Surya Wahyudi, dilansir dari Antara, Senin, 4 April 2026. 
 


Selain itu, dilakukan pula pemeriksaan post mortem (pemeriksaan setelah pemotongan) yang dilakukan di RPH (Rumah Potong Hewan) maupun di luar RPH tempat pemotongan hewan kurban. “Kami sebar petugas di 21 kecamatan di wilayah Lombok Timur," ucapnya.

Ia mengatakan petugas yang diturunkan di 21 kecamatan itu bertujuan untuk memastikan kesehatan hewan kurban memenuhi syarat. Masyarakat mendapat daging kurban yang ASUH atau tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.


Sekretaris Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Lombok Timur drh Surya Wahyudi di Lombok Timur. ANTARA/Akhyar Rosidi.


Berdasarkan data Dinas Peternakan dan Keswan Lombok Timur, jumlah hewan kurban tahun ini mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. "Pada 2025 tercatat hewan kurban sapi sebanyak 3.229 ekor, kambing 2.947 ekor, dan domba dua ekor," ungkapnya.

Sedangkan untuk tahun 2026, data sementara jumlah hewan kurban naik, yaitu sapi naik menjadi 3.390 ekor dan kambing 3.094 ekor. Total hewan kurban yang didata tahun ini sudah lebih dari 6.400 ekor.

“Dinas Peternakan dan Keswan Lombok Timur berkomitmen memastikan kesehatan hewan kurban terjamin dari hulu sampai hilir, sehingga masyarakat mendapatkan daging kurban yang sehat," tuturnya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)