Ilustrasi perdagangan saham di Wall Street. Foto: Mentarimulia.co.id
Wall Street Bervariasi: Cuma Nasdaq yang Masih Raup Cuan
Husen Miftahudin • 30 April 2026 07:53
New York: Saham-saham Amerika Serikat (AS) di Wall Street berakhir beragam pada perdagangan Rabu waktu setempat (Kamis WIB), karena investor mencerna keputusan suku bunga Federal Reserve yang sangat terpecah dan kenaikan harga minyak mentah yang berkelanjutan.
Mengutip Xinhua, Kamis, 30 April 2026, indeks Dow Jones Industrial Average turun 0,57 persen menjadi 48.861,81. Indeks S&P 500 merosot 0,04 persen menjadi 7.135,95. Indeks Nasdaq Composite naik 0,04 persen menjadi 24.673,24.
Sebanyak ujuh dari 11 sektor utama S&P 500 berakhir di zona merah. Sektor utilitas dan material memimpin penurunan, masing-masing turun 1,23 persen dan 1,1 persen. Sementara itu, sektor energi dan teknologi memimpin kenaikan, masing-masing naik 2,35 persen dan 0,18 persen.
| Baca juga: Fed Masih Tahan Suku Bunga di Tengah Tekanan Harga Energi |
Fed tahan suku bunga
Kebijakan moneter menjadi sorotan utama ketika Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) memutuskan untuk mempertahankan target suku bunga acuan tidak berubah dalam kisaran 3,5 persen hingga 3,75 persen. Keputusan ini penting karena hasil voting yang terpecah, yaitu 8-4, menandai pertama kalinya sejak 1992 empat anggota komite menyatakan perbedaan pendapat.
"Baik inflasi umum maupun inflasi inti telah berada di atas target dua persen selama lima tahun dan tampaknya akan menembus angka empat persen bulan depan karena kenaikan harga bensin dan tiket pesawat, jadi dapat dimengerti mengapa pasar dan para pejabat Fed merasa cemas," tulis bank ING pada hari Rabu.
Di sisi lain, harga minyak melonjak. Minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengiriman Juni naik USD6,95 atau 6,95 persen menjadi USD106,88 per barel di New York Mercantile Exchange. Minyak mentah Brent untuk pengiriman Juni melonjak USD6,77 atau 6,08 persen menjadi USD118,03 per barel di London ICE Futures Exchange.

(Ilustrasi Wall Street. Foto: iStock)
Pergerakan harga saham
Di ranah korporasi, sorotan Wall Street sangat terfokus pada sektor teknologi, dengan empat anggota "Magnificent Seven" seperti Alphabet, Amazon, Meta Platforms, dan Microsoft dijadwalkan untuk melaporkan hasil kuartalan setelah penutupan pasar pada Rabu.
Dalam pergerakan penting lainnya setelah pengumuman pendapatan, NXP Semiconductors dan Seagate Technology Holdings masing-masing melonjak 25,5 persen dan 11,1 persen. Visa dan Starbucks sama-sama naik lebih dari 8 persen.
Sebaliknya, SoFi Technologies justru turun sebanyak lebih dari 15 persen, dan Robinhood Markets merosot hingga 13,24 persen selama sesi perdagangan.