3 October 2026 15:05
Korem 051/Wijayakarta membangun 31 titik sumur bor di kawasan Kabupaten Bekasi dan Depok, Jawa Barat, untuk mengatasi krisis air bersih akibat kemarau panjang dan fenomena El Nino.
Pembangunan sumur bor diprioritaskan di permukiman padat penduduk yang dilanda kekeringan, salah satunya di Desa Wanasari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, yang dihuni oleh 120 ribu jiwa. Meskipun proses pembangunan belum sepenuhnya rampung, warga telah berbondong-bondong mendatangi lokasi sumur bor.
Selain mengandalkan pasokan air dari tangki air (water tank) dan sumur bor, warga juga menyampaikan aspirasi agar dibangunkan embung tadah hujan untuk irigasi pertanian.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Seksi Teritorial (Kasiter) Korem 051/Wijayakarta mengajak perwakilan Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Pertanian, serta Pemda Kabupaten Bekasi meninjau lokasi calon embung di Desa Karang Raharja dan Karang Segaran guna mengairi 700 hektar lahan pertanian yang mengering.
Dampak krisis air bersih ini telah dirasakan warga selama dua bulan sejak fenomena El Nino terjadi, sehingga mengganggu aktivitas harian seperti mandi, memasak, dan mencuci.
"Masih beli, ya Allah susah banget itu belinya, mana langka. Saya ngayap-ngayap nyari air beli-beli," ujar salah satu warga, Dina dalam tayangan Metro Siang Metro TV, Sabtu, 3 Oktober 2026.
Hingga kini kekeringan masih melanda sejumlah wilayah dan warga mulai kesulitan untuk beraktivitas seperti mandi memasak hingga mencuci.