Warga berolahraga di sekitar Embung Giwangan yang mengering di Yogyakarta, DI Yogyakarta, Rabu (30/9/2026).
BNPB Distribusikan 900 Ribu Liter Air Mengatasi Kekeringan di Kendal
Siti Yona Hukmana • 2 October 2026 17:39
Jakarta: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyalurkan 900 ribu liter air bersih sampai awal Oktober 2026 di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Langkah ini dilakukan untuk mengatasi dampak kekeringan akibat musim kemarau.
Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, menyampaikan penyusutan dan pengeringan sumber air bersih selama musim kemarau yang diperparah oleh fenomena El Nino berdampak langsung pada pemenuhan kebutuhan harian ribuan warga setempat.
"Kondisi mengeringnya sejumlah sumber air selama musim kemarau berdampak pada sekitar 1.327 Kepala Keluarga (KK) atau 4.242 jiwa yang tersebar di Desa Kalirejo, Kecamatan Singorojo, dan Desa Kedungasri, Kecamatan Ringinarum," kata Berton di Jakarta, dilansir Antara, Jumat, 2 Oktober 2026.

Ilustrasi kekeringan. Foto: Antara.
Kemudian, sampai pada pengiriman Kamis, 1Oktober 2026, tim gabungan kembali mendistribusikan 20 ribu liter air bersih ke Dusun Kalipuru dan Dusun Surak di Desa Kalirejo, Kecamatan Singorojo. Selain itu, dukungan program tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR) kawasan industri setempat menyalurkan pasokan tambahan sebanyak 34 ribu liter di Dusun Jatigowok, Desa Kedungasri, Kecamatan Ringinarum.
"Jadi total distribusi air bersih telah mencapai 900 ribu liter, termasuk dukungan dari berbagai unsur terkait," ujar Berton.
BNPB memastikan koordinasi lintas sektor bersama pemerintah daerah terus berjalan, guna memetakan potensi wilayah terdampak kemarau lainnya serta mengoptimalkan distribusi bantuan pasokan air hingga musim hujan tiba.