Yaman Bertekad Rebut Kembali Ibu Kota Sana'a

22 October 2026 09:33

Pertempuran antara pasukan pemerintah Yaman dan kelompok Houthi terus berlanjut di Kota Taiz, Yaman Barat Daya pada Rabu, 21 Oktober 2026. Pertempuran tersebut berlangsung di tengah operasi militer pemerintah Yaman yang bertujuan untuk merebut kembali ibu kota Sana'a dan memulihkan kekuasaan negara.

Dikutip dari tayangan Headline News Metro TV, Kamis, 22 Oktober 2026, komandan militer Yaman, Hashed al-Awni menegaskan pasukannya tetap bertahan dan tidak akan menyerahkan wilayah kepada kelompok Houthi.

Sebelumnya, militer Yaman mengklaim telah melancarkan 744 serangan terhadap kelompok Houthi dalam 24 jam. Sementara itu, kelompok Houthi menyatakan telah mengusir pasukan lawan dari gunung strategis Gunung Jabal Han. 
 

Di sisi lain, Koalisi pimpinan Arab Saudi menyatakan telah mencegat dan menghancurkan lima drone yang diluncurkan ke arah wilayah kerajaan tersebut pada Rabu dini hari. 

Juru bicara koalisi, Brigadir Jenderal Turki al-Maliki, mengatakan melalui platform media sosial X bahwa empat drone berhasil dicegat dan dihancurkan di wilayah Madinah dan Provinsi Timur.

Insiden tersebut terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Arab Saudi dan kelompok Houthi di Yaman. Kelompok tersebut telah melancarkan serangan rudal dan drone ke wilayah Arab Saudi, sementara koalisi pimpinan Riyadh melakukan serangan udara terhadap posisi Houthi di Yaman.

(Lutfia Azzahra)

(Sofia Zakiah)


Close Ads X
Close Ads X