Pakar: Ketua KPK Firli Bahuri Seharusnya Dicopot Sementara

9 April 2023 08:43

Direktur Pusat Studi Konstitusi Fakultas Hukum Universitas Andalas Feri Amsari menilai, sidang kode etik terhadap Ketua KPK Firli Bahuri baru akan berjalan objektif, jika Firli terlebih dulu dicopot sementara dari jabatannya.

Feri juga mengkritik Dewan Pengawas KPK yang tidak segera merespons banyaknya laporan dugaan pelanggaran etik yang ditujukan kepada Ketua KPK Firli Bahuri. Bahkan, Feri menilai Dewas KPK sering kali malah melindungi kesalahan yang dibuat pimpinan KPK.

"Semua sidang etik yang melibatkan pimpinan ya seharusnya memang Firli harus dinonaktifkan terlebih dahulu. Tetapi yang kita lihat kan justru seringkali Dewas yang malah melindungi pimpinan KPK ketika buat masalah," kata Feri Amsary.

Kontroversi KPK dimulai dari pemecatan Brigjen Endar Priantoro hingga bocornya dokumen penyelidikan korupsi tunjangan kinerja Kementerian ESDM. 

Hal ini memunculkan stigma negatif di kalangan publik mengenai independensi KPK. Apalagi beredar isu pemberhentian mantan Direktur Penyidikan KPK Endar Priantoro atas konflik kepentingan permasalahan anggaran Formula-E.

Buntutnya, Dewas KPK akan melakukan pemanggilan terhadap Ketua KPK Firli Bahuri untuk dilakukan sidang kode etik. 

Banyak pihak berharap Dewas KPK secara tegas dan lugas untuk mengambil tindakan atas dugaan pelanggaran kode etik sang Ketua KPK Firli Bahuri, tentu saja ini terkait independensi KPK dan kepercayaan publik terhadap KPK.

Lebih jauh lagi, jika keputusan Dewas dinilai tepat di mata publik, nantinya akan menghapus dengan sendirinya aroma politisasi di lembaga anti rasuah tersebut.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Sofia Zakiah)