Anak Gajah Mati di Tesso Nilo Diduga Terkena Jeratan

27 February 2026 23:50

Pelalawan: Petugas Taman Nasional Tesso Nilo menemukan bangkai anak gajak saat melakukan patroli rutin, di Resort Lancang Kuning, Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah 1 Tesso Nilo. Ditemukan jeratan di salah satu kaki anak gajah tersebut.

Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan menduga hewan mamalia yang terancam punah ini mati akibat jeratan yang dipasang oleh perambah hutan di sekitar taman nasional itu.

"Mungkin jerat-jerat yang sengaja dipasang itu untuk hewan-hewan yang mengganggu tanaman-tanaman atau kebun-kebun yang ada, seperti babi hutan dan lain sebagainya, dan itu terinjak oleh gajah. Ya kira-kira itu," kata Herry, dalam program Metro Hari Ini Metro TV, Jumat, 27 Februari 2026.
 



Bangkai anak gajah tersebut berjenis kelamin jantan. Diperkirakan anak gajah berusia lima tahun ini sudah mati selama satu minggu.

Herry mendorong agar pihaknya akan turut meningkatkan patroli agar kejadian serupa tidak terjadi lagi. Polda Riau, kata Herry, siap berkolaborasi dengan pihak-pihak terkait.

"Saya membuka diri berkolaborasi dengan Kementerian Kehutanan. Terutama BKSDA di sini. Kemudian nanti juga saya akan koordinasi dengan Pangdam, karena memang gajah yang tadi itu ditemukan oleh patroli BKSDA, patroli dari Taman Nasional Tesso Nilo," kata Herry.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Gervin Nathaniel Purba)