Sarana Tinju di Bawah Flyover Pasar Rebo Efektif Redam Tawuran di Jakarta Timur

25 June 2026 17:45

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus memutar otak untuk menekan tingginya angka tawuran di wilayah Jakarta Timur. Salah satu langkah yang diambil adalah dengan menyediakan sarana latihan tinju yang berlokasi tepat di bawah kolong flyover Pasar Rebo. Langkah ini diharapkan dapat mengalihkan energi negatif para remaja menjadi kegiatan yang produktif.

Sarana latihan ini diresmikan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, pada 18 Mei 2026 lalu. Meski fasilitas yang tersedia masih terbilang sederhana, kehadiran ring tinju di tengah kebisingan lalu lintas ini berhasil menarik perhatian dari masyarakat dan anak muda sekitar.

Pengelolaan kegiatan di lokasi ini diamanahkan kepada komunitas Jakarta Militan Fight yang dipimpin oleh Rival Anwar. Walaupun komunitas ini baru berdiri kurang dari empat bulan, mereka telah berhasil merangkul lebih dari 100 anggota yang rutin berlatih. 

Rival menjelaskan sarana latihan tinju kolong flyover Pasar Rebo terbuka untuk umum. Bahkan peserta latihan yang datang pun beragam, mulai dari pelajar, anak tongkrongan, hingga ibu-ibu usia 40 tahun. 

Kehadiran sarana ini diklaim memberikan dampak signifikan dalam meredam aksi kriminalitas jalanan. Walaupun belum benar-benar terbukti memutus aksi tawuran, sarana latihan tinju menghadirkan opsi bagi anak muda untuk melakukan kegiatan positif.

"Harapan saya, kita bisa melahirkan bibit-bibit atau pelatih dari kampung agar mereka bermanfaat di lingkungannya sendiri," ujar Rival Anwar yang dikutip Metro Siang pada Kamis, 25 Juni 2026. 
 

Baca juga: Kado HUT ke-499, Pemprov DKI Terima Sertifikat Aset Rp22,2 Triliun

Bahkan sesi latihan tinju tidak dilakukan secara asal, melainkan mendapat latihan profesional dari pelatih berpengalaman. Sudirman, salah satu pelatih yang membina latihan tinju di Jakarta Militan Fight, membagikan pengalamannya saat menghadapi pelaku tawuran yang beraksi di dekat lokasi tersebut.

"Pernah sekali ada tawuran, kami suruh masuk, kami adu di sini (di ring) sampai ada yang muntah. Alhamdulillah, semenjak itu tidak ada lagi yang tawuran di sekitar sini," ungkap Sudirman. 

Menurutnya, wadah ini sangat efektif untuk menyalurkan emosi anak muda secara sportif dan terukur. Bahkan, prestasi mulai terlihat dengan adanya anggota yang akan bertanding di ajang internasional Triumph Fight di Bali.

Fahri, salah satu peserta latihan tinju, mengaku terbantu dengan kehadiran sarana latihan tinju di bawah kolong flyover Pasar Rebo. Menurutnya, sarana tinju ini mempermudah akses bagi anak muda yang memiliki ketertarikan terhadap olah raga tinju.

Hanya saja ia menyayangkan fasilitas tinju yang masih terbilang terbatas. Ia pun berharap adanya bantuan dari pemerintah untuk menyediakan alat-alat tinju yang memadai, untuk memeberikan kemudahan dan kenyamanan bagi anak-anak muda yang berlatih tinju.

"Ring sudah oke, tapi kami butuh kipas angin dan tambahan peralatan equipment latihan agar lebih nyaman," tutur Fahri. 

Bagi masyarakat yang berminat, sarana ini terbuka untuk umum setiap hari Senin, Rabu, dan Jumat. Syaratnya cukup mudah, peserta hanya perlu membawa sarung tinju pribadi dan membayar biaya perawatan fasilitas sebesar Rp10.000 per latihan.

(Anggie Meidyana)


Close Ads X
Close Ads X