Mentan Ingatkan Importir Kedelai Tak Main Harga

16 April 2026 22:54

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memberikan peringatan keras kepada para importir kedelai agar tidak bermain harga yang dapat menyengsarakan masyarakat kecil. Hal ini disampaikan menyusul kenaikan harga kedelai dalam dua bulan terakhir yang mulai berdampak pada sektor usaha mikro.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan telah melakukan kesepakatan dengan para importir. Mentan juga memberikan peringatan keras untuk tidak mengambil keuntungan sepihak di tengah kesulitan rakyat.

Ia menyatakan tidak akan segan mencabut izin impor bagi perusahaan yang terbukti menetapkan harga yang menzalimi pengusaha kecil.

"Kami sudah minta kepada importir jangan menaikkan harga semena-mena. Sudah ada kesepakatan, sudah ada pertemuan. Kalau aku dapatkan menaikkan harga semena-mena, tanda petik menzalimi orang yang membutuhkan kedelai, izinnya aku cabut dan aku tidak berikan untuk tahun depan," tegas Andi Amran Sulaiman.
 

Baca juga:
Produsen Tempe di Aceh Timur Terpaksa Kurangi Ukuran

Pelaku Usaha Kecil di Magelang Terhimpit

Pelaku usaha kerupuk tahu di Kota Magelang, Jawa Tengah, kini harus memutar otak akibat melambungnya harga kedelai sebagai bahan baku utama. Salah satu pelaku usaha, Sulistyo, mengaku biaya produksinya naik drastis.

Jika sebelumnya satu bal produk ia jual seharga Rp85.000, kini ia terpaksa mematok harga di kisaran Rp88.000 hingga Rp90.000. Tidak hanya kedelai, kenaikan harga minyak goreng, plastik kemasan, hingga bahan bakar kian memperkeruh keadaan bagi para pengusaha kecil.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Sofia Zakiah)