7 March 2026 01:34
Ketegangan di Timur Tengah semakin memanas setelah militer Israel menyatakan bahwa semua opsi, termasuk kemungkinan invasi darat ke Lebanon, kini terbuka lebar. Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi untuk menghadapi ancaman yang terus meningkat dari kelompok Hizbullah di perbatasan utara.
Juru bicara militer Israel, Ephraim Defrin, menegaskan bahwa pihak Zionis tengah menyiapkan berbagai skenario militer untuk menanggulangi serangan Hizbullah. Pernyataan ini muncul setelah Kepala Staf militer Israel melakukan peninjauan langsung di wilayah perbatasan utara dan memberikan persetujuan terhadap rencana operasi tersebut.
Defrin menambahkan bahwa fokus utama dari tindakan militer ini adalah untuk melucuti kekuatan lawan dan menghilangkan segala bentuk ancaman bagi warga Israel, khususnya mereka yang menetap di wilayah utara negara tersebut.
| Baca juga: Warga Dahiyeh Mengungsi ke Utara Lebanon Usai Muncul Peringatan dari Israel |